TUBAN, KANALINDONESIA.COM: Banjir melanda Dusun Beyan, Desa Sumurgung, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, saat perayaan Hari Raya Idulfitri, Sabtu (21/3/2026). Peristiwa ini terjadi di tengah aktivitas silaturahmi warga, setelah sungai setempat meluap akibat hujan deras sejak tengah hari.
Air mulai meluap sekitar pukul 14.40 WIB dan menggenangi badan jalan di wilayah setempat. Di titik terparah, yakni di pertigaan pos kamling Dusun Beyan hingga ke arah selatan, dari tinjauan di lokasi, ketinggian air bisa mencapai lutut orang dewasa.
Kondisi tersebut mengganggu mobilitas warga yang tengah berkunjung ke sanak saudara. Sejumlah pengendara terlihat berhenti sebelum melintasi genangan, sementara sebagian lainnya tetap nekat menerobos hingga kendaraan mengalami mati mesin.
Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengaku kendaraannya mogok setelah mencoba melintasi banjir. Ia mengira ketinggian air masih aman untuk dilewati.
“Saya mau cari soto ayam ke Jetak. Saya kira airnya tidak dalam, ternyata cukup tinggi,” ujarnya.
Keluhan juga disampaikan warga lainnya. Muhammad, warga setempat, menyebut banjir tersebut cukup mengganggu suasana Lebaran yang seharusnya menjadi momen berkumpul bersama keluarga.
“Silaturahmi jadi terganggu. Banyak yang lewat bajunya kena air, padahal baru dipakai,” katanya.
Meski tidak menimbulkan kerugian materiil yang signifikan, warga mengkhawatirkan dampak lanjutan dari luapan air. Banjir membawa material tanah yang berpotensi menjadi lumpur setelah surut, sehingga warga harus melakukan pembersihan ulang di lingkungan sekitar.
Hingga berita ini ditulis, air berangsur surut. Namun, aktivitas warga belum sepenuhnya kembali normal. Sejumlah warga tampak mulai membersihkan halaman rumah dari sisa endapan lumpur akibat banjir. (Najib)

