Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL BANDUNG

Bandung Barat Diserbu Wisatawan Saat Lebaran, Kunjungan Naik 12 Persen

Bandung Barat Diserbu Wisatawan Saat Lebaran, Kunjungan Naik 12 Persen

BANDUNG BARAT, KANALINDONESIA.COM: Libur panjang Idulfitri 1447 Hijriah membawa berkah besar bagi sektor pariwisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Ribuan wisatawan memadati berbagai destinasi unggulan, mendorong lonjakan kunjungan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB mencatat total kunjungan wisatawan selama periode Lebaran 2026 mencapai 166.344 orang. Angka ini dihimpun dari pergerakan pengunjung di 16 destinasi wisata yang tersebar di wilayah Bandung Barat, baik kawasan utara maupun selatan.

Kepala Bidang Pariwisata Disparbud KBB, David Oot, menyebutkan bahwa jumlah tersebut mengalami peningkatan sekitar 12 persen dibandingkan Lebaran 2025.
“Peningkatan kunjungan cukup signifikan, sekitar 12 persen. Puncaknya terjadi pada H+2 Lebaran,” ujar David, Kamis (26/3/2026).

Ia menjelaskan, pemantauan dilakukan sejak tiga hari sebelum hingga tiga hari setelah Hari Raya. Dalam periode tersebut, lonjakan tertinggi terjadi pada H+2 dengan jumlah kunjungan mencapai 42.162 wisatawan hanya dalam satu hari.

Meski tren meningkat, tidak semua destinasi wisata mengalami lonjakan serupa. Beberapa objek wisata bahkan mencatat jumlah pengunjung yang lebih rendah dibandingkan periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Memang ada destinasi yang tidak setinggi saat Nataru, tetapi secara umum tren kunjungan selama Lebaran tetap menunjukkan peningkatan,” jelasnya.

Menurut David, meningkatnya minat wisatawan dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari perbaikan akses jalan menuju kawasan wisata hingga peningkatan fasilitas penunjang di sejumlah objek wisata.

Selain itu, kehadiran wahana baru dan beragam atraksi tambahan turut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk menghabiskan libur Lebaran di Bandung Barat.

“Pengembangan atraksi dan wahana baru cukup efektif menarik minat pengunjung,” katanya.

Tak hanya itu, kolaborasi lintas pemerintah daerah dalam pengelolaan kawasan wisata serta kepatuhan pelaku usaha terhadap regulasi juga berperan penting dalam menjaga kenyamanan dan keamanan wisatawan.

Dengan tren positif ini, Disparbud KBB optimistis sektor pariwisata akan terus berkembang dan menjadi salah satu pilar utama penggerak ekonomi daerah.

“Kami berharap pariwisata Bandung Barat semakin maju dan mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat,” tandasnya. (Fey)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita