Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL PONOROGO

Kodim 0802/Ponorogo Bangun 4 Jembatan Baru, Dukung Program Prioritas Pemerintah

Kodim 0802/Ponorogo Bangun 4 Jembatan Baru, Dukung Program Prioritas Pemerintah

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Kodim 0802/ Ponorogo resmi memulai pembangunan empat jembatan di wilayah Kabupaten Ponorogo melalui prosesi ground breaking atau peletakan batu pertama, Senin (30/03/2026). Langkah ini merupakan wujud nyata TNI Angkatan Darat dalam menyukseskan program prioritas Pemerintah Pusat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Komandan Kodim 0802/Ponorogo, Letkol Arh Farauk Saputra, menjelaskan bahwa proyek ini terdiri dari tiga Jembatan Perintis Garuda dan satu jembatan beton. Pembangunan ini merupakan respons cepat TNI AD terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto guna menjamin keselamatan akses jalan bagi anak sekolah dan petani.

“TNI AD bergerak cepat membangun jembatan di lokasi yang selama ini tidak memiliki akses penyeberangan permanen. Ini sangat krusial bagi anak-anak sekolah dan warga yang hendak ke sawah agar tidak lagi harus bertaruh nyawa menyeberangi sungai,” ujar Letkol Arh Farauk Saputra saat diwawancarai Media Center 0802.

Kodim 0802/Ponorogo mengerahkan personel untuk menggarap proyek ini bersama masyarakat di empat titik strategis Kecamatan Bungkal; Sambit; Jambon ketiganya jembatan Perintis Garuda dan di Kecamatan  Slahung yaitu pembangunan Jembatan Beton.

Acara peletakan batu pertama diawali dengan pertemuan virtual (zoom) bersama Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. Hadir secara langsung di lokasi, Danrem 081/Dsj Kolonel Arm Untoro Hariyanto, jajaran Pemkab Ponorogo, Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo, serta para tokoh masyarakat setempat.

Selain peresmian proyek fisik, Kodim 0802/Ponorogo juga menggelar bakti sosial dengan membagikan paket sembako kepada warga di sekitar lokasi proyek. Pemberian bantuan ini diserahkan langsung oleh Danrem 081/Dsj dan Dandim 0802/Ponorogo.

Warga menyambut antusias pembangunan ini. Hariyanto, salah satu penduduk Desa Bungkal, mengungkapkan rasa syukurnya karena selama ini warga harus memutar jalan cukup jauh jika debit air sungai meningkat.

“Kalau musim hujan kami tidak bisa menyeberang karena banjir. Kadang warga juga terpeleset karena jalannya licin. Jembatan ini adalah solusi yang kami tunggu-tunggu untuk menghubungkan Desa Bungkal dan Desa Belang,” kata Hariyanto.

Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat mempercepat mobilitas warga dan memutus isolasi wilayah, sejalan dengan komitmen Komando Atas dalam mewujudkan ketahanan wilayah melalui pembangunan infrastruktur dasar.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita