Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL SIDOARJO

Bapanas RI dan Satgas Pangan Polres Gresik Sidak Pasar, Harga Bapokting Stabil

Bapanas RI dan Satgas Pangan Polres Gresik Sidak Pasar, Harga Bapokting Stabil

GRESIK,KANALINDONESIA.COM – Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI bersama Satgas Pangan Polres Gresik melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga bahan pokok penting (bapokting) di pasar tradisional dan ritel modern di Kabupaten Gresik, Selasa (31/3/2026).

Sidak dilakukan di dua lokasi, yakni Pasar Baru Gresik dan Superindo Gresik, guna memastikan stabilitas harga serta ketersediaan pasokan pangan di tingkat konsumen.

Kegiatan ini melibatkan sejumlah instansi terkait, di antaranya Kanit Idik IV Pidek Polres Gresik Iptu Luthfi Hadi Nugroho, perwakilan Bapanas RI Sri Utami, Wakil Pimpinan Bulog Cabang Surabaya Didik Supriyono, tim analis Diskoperindag, serta perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Gresik.

Hasil pemantauan menunjukkan harga bapokting relatif stabil dengan stok yang mencukupi. Di Pasar Baru Gresik, beras medium dijual Rp12.500 per kilogram dan beras SPHP Rp12.000 per kilogram. Daging ayam ras tercatat Rp40.000 per ekor, sementara telur ayam Rp28.000 per kilogram.

Sementara di Superindo Gresik, harga komoditas juga terpantau kompetitif. Daging ayam dijual Rp39.500 per ekor dan gula pasir Rp16.900 per kilogram.

Perbandingan harga di kedua lokasi menunjukkan beras premium berada di kisaran Rp14.900 per kilogram. Beras SPHP dijual Rp12.000 di pasar tradisional dan Rp12.500 di ritel modern. Cabai rawit merah tercatat Rp65.000 di pasar tradisional dan Rp129.500 di ritel modern. Gula pasir masing-masing Rp17.500 dan Rp16.900, sedangkan daging sapi segar berada di kisaran Rp115.000 hingga Rp159.900 per kilogram.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melalui Kasat Reskrim AKP Arya Widjaya menyatakan kondisi harga dan pasokan pangan di wilayah Gresik masih terkendali.

“Dari hasil sidak hari ini, harga bahan pokok penting relatif stabil dan stok aman. Pengawasan akan terus dilakukan untuk mencegah spekulasi harga,” ujarnya.

Pemerintah bersama Bapanas, Bulog, dan aparat kepolisian akan terus memperkuat pengawasan guna menjaga stabilitas harga serta kelancaran distribusi pangan di tengah dinamika pasar. (*)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita