Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JATIM

Rakyat Jangan Mudah Percaya Informasi Medsos Terkait Krisis Energi Global, Pemerintah Tak Naikkan Harga BBM

Rakyat Jangan Mudah Percaya Informasi Medsos Terkait Krisis Energi Global, Pemerintah Tak Naikkan Harga BBM

SURABAYA KANAL INDONESIA.COM – Masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya dengan kabar-kabar yang muncul terkait maraknya kekhawatiran masyarakat akan krisis energi April mendatang yang marak di sosial media (sosmed).

Dikonfirmasi soal maraknya keresahan masyarakat ini, Wakil Ketua DPRD Jatim meminta rakyat jangan mudah terpengaruh dengan kabar dari Medsos dan meminta melakukan crosscek kebenaran informasi tersebut

“Masyarakat tidak terlalu menerima informasi mentah mentah melalui medsos, tapi harus kroscek ke sumber atau media yang bisa dipertanggungjawabkan,” jelas Bleggur, Senin (30/3/2026).

Karena itu, pemerintah dan rakyat harus bijak betul memilah informasi yang kadang banyak hoaksnya. Meskipun hari ini, seluruh dunia menggalami kecemasan.
Dilain pihak Politisi Partai Golkar Jatim ini, mengingatkan Pemprov Jatim benar-benar mengantisipasi terkait kelangkaan – kelangkaan dampak krisis energi tersebut.

“Kami berharap pemerintah melakukan langkah strategis untuk menghadapi krisis energi. Termasuk stakeholder lainnya dan Pertamina. Tapi Saya yakin hari ini sudah mulai ditata,” tambahnya.

Semua kata wakil rakyat asal dapil Surabaya ini sangat berharap minyak yang masuk ke Indonesia bisa tepat waktu, walau harus dipahami jalur minyak di Selat Hormuz memang sedang bermasalah.

Blegur menghimbau masyarakat untuk percaya dengan langkah-langkah strategis yang dibuat oleh pemerintah pusat agar situasi ini tidak memanas dan tanpa pegangan. Sembari berharap pemerintah memberikan perhatian khusus untuk pelaku UMKM dalam menghadapi krisis global ini.

“Saya berharap jika ada kondisi yang kurang baik, UMKM akan mendapat perhatian lebih dari pemerintah sebab mereka yang bisa menghidupkan perekonomian masyarakat kecil,” tambahnya.

Saat ini banyak SPBU yang dipenuhi oleh antrian pemilik kendaraan bermotor akibat info adanya kenaikan harga BBM pada awal April disosial media. Namun info ini ditepis oleh menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang menegaskan bahwa cadangan BBM di Indonesia diatas angka minimum.

“Artinya masih cukup dan kita tidak ada keputusan untuk menaikkan harga BBM. Termasuk non subsidi yang masih dibicarakan dengan Pertamina,” kata Bahlil, Selasa (31/3/2026).

Bahlil bahkan mengenaskan bahwa stok solar tahun ini surplus karena adanya kilang minyak yang mulai beroperasi. Selain Bahlil juga menegaskan pasokan gas elpiji dan aftur juga tersedia cukup.

“Maka tolong yang jadi acuan adalah apa yang menjadi pernyataan pemerintah. Bukan sumber lain,” pungkasnya. Nang

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita