BANGKALAN, KANALINDONESIA.COM: Bukan cerita baru lagi, bila gedung SMPN 1 Arosbaya Kecamatan Arosbaya Kabupaten Bangkalan – Jatim yang didirikan 20 tahun silam. Setiap musim hujan tiba, senantiasa waspada dan menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan. Karena sudah dipastikan sekolah tergenang banjir hingga 20 – 25 cm tingginya. Informasi tersebut disampaikan Kepala Sekolah ( Kepsek) UPTD SMPN 1 Arosbaya, Agus.
Namun sejak sebulan terakhir ini, kata Agus, tepatnya sebelum lebaran Idul Fitri 1447.H. Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov.Jatim) telah membuat fasilitas umum (fasum) yang belum pernah ada selama ini. Yakni pembuatan gorong – gorong ( parit) dikanan – kiri jalan mulai dari depan kantor Koramil Arosbaya lurus sampai Kecamatan Klampis diperkirakan panjangnya mencapai 15 km dan melewati jalan umum didepan SMPN 1 Arosbaya.
“Alhamdulillah, meskipun pembuatan gorong – gorong belum sempurna namun sudah bisa menampung air hujan dan mendorong laju air hingga ke sungai. Sekarang ini SMPN 1 Arosbaya sudah merdeka dari banjir, “terang Kepsek UPTD SMPN 1 Arosbaya Agus, Sabtu (11/4/2026).
Untuk diketahui, lanjut Agus, setiap musim hujan tiba, guru – guru dan ratusan siswa selalu was- was. Karena sudah bisa dipastikan akan usung – usung atau memindahkan buku – buku ke tempat yang lebih tinggi. Kerja bakti menyapu air hujan yang masuk kedalam kelas termasuk menggenangi lapangan upacara dan halaman sekolah setinggi 20 cm. Apalagi bangunan gedung SMPN 1 Arosbaya letaknya lebih rendah dari jalan umum didepan sekolah. Otomatis air akan mengalir kesekolah dan menjadi tempat penampungan.
“Para pendidik dan siswa sekarang ini sudah bisa tersenyum dan tidak perlu was – was lagi sebab sudah merdeka dari banjir, ” ujar Agus.
“Saat ini pihak sekolah tengah membuat sudetan untuk mengalirkan dan membelokan air dari dihalaman sekolah ke gorong- gorong yang baru dibuat. Sehingga sekolah benar – benar bebas dari banjir, ” pungkasnya

