Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL BANGKALAN

KPK Periksa Puluhan Saksi Kunci Kasus Dugaan Bancaan Korupsi Berjama’ah Dana Hibah Jatim di Mapolres Bangkalan

KPK Periksa Puluhan Saksi Kunci Kasus Dugaan Bancaan Korupsi Berjama’ah Dana Hibah Jatim di Mapolres Bangkalan

BANGKALAN,KANALINDONESIA.COM: Sebagai tindak lanjut pemeriksaan para koordinator lapangan (korlap) yang diduga ikut bancaan korupsi berjama’ah Dana Hibah di Jawa Timur (Jatim) priode 2018 – 2024 Bertempat di gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, 6 April 2026 yang lalu.

Hari ini, Kamis, (16/4/2026), KPK melakukan pemeriksaan puluhan saksi terkait dugaan korupsi berjamaah Dana Hibah Jatim di Mapolres Bangkalan. Para saksi berasal dari Kabupaten Bangkalan dan Kabupaten Sampang diperiksa secara bergiliran oleh 4-5 orang tim penyidik KPK. Dimulai dari pukul 9.00 pagi hingga berita ini diturunkan terlihat belum juga usai.

“Tim penyidik KPK berjumlah 4-5 orang dan saksi yang diperiksa secara marathon sekitar 20 orang lebih, ” terang salah satu petugas di lokasi.

Kemudian dari informasi yang berkembang dan sempat dihimpun awak media KI.COM menyebutkan bahwa para saksi yang diperiksa hari ini adalah Ketua dan Anggota Kelompok Masyarakat (Pokmas).

Mereka (para saksi) yang diperiksa itu, diantaranya inisial SY (Ketua Pokmas Syafa’ah), ZN (anggota Pokmas Manila), AL (Ketua Pokmas Ghempang), MP ( anggota Pokmas Duta Jaya). Berikutnya, inisial MD (Ketua Pokmas Sentosa), MJ (Ketua Pokmas AS Sobur), MN (Ketua Pokmas Serrang), MA (Ketua Pokmas Laksamana Agung) dan AH (Ketua Pokmas Al Akhyariyah).

Sementara itu, Juru Bicara KPK,Budi Prasetyo disamping membenarkan ada pemeriksaan saksi. Juga memberi kepastian bahwa pemeriksaan terhadap salah seorang politikus Moncong Putih inisial M, belum diagendakan.

“Pemeriksaan terhadap M tidak ada dalam jadwal hari ini, “terang Budi.

Budi menegaskan, pemeriksaan saksi hari ini adalah bagian dari pendalaman dugaan kasus korupsi berjama’ah Dana Hibah berasal dari APBD Jatim.

Untuk diketahui, hingga berita ini diturunkan, puluhan awak media televisi dan media online masih bertahan mengikuti perkembangan akhir hasil pemeriksaan KPK tersebut.

Penulis : Sumaryanto

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita