NGAWI, KANALINDONESIA.COM: Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Geneng Ngawi menargetkan penyerapan gabah dari petani sebanyak 77 ribu ton gabah pada tahun 2026 ini, meningkat 33 persen dari tahun sebelumnya yang hanya 50 ribu ton gabah.
Hal itu diungkapkan Agung Sarianto, pimpinan cabang perum Bulog Madiun, usai memberikan literasi pangan melalui kunjungan edukatif kepada puluhan siswa SMKN 1 Ngawi di gudang Bulog Geneng, Ngawi Rabu (22/04/2026).
Menurut Agung, kapasitas gudang Bulog Ngawi sebanyak 42 ribu ton setara beras. Saat ini serapannya telah mencapai 38 ribu ton setara beras. Untuk Ngawi sendiri sudah mencapai 27 ribuan ton setara beras atau 60 persennya terserap di Ngawi.
“Untuk target serapan gabah petani di Bulog Geneng Ngawi mengalami peningkatan sebanyak 33 persen, yang sebelumnya hanya 50 ribuan ton gabah, kini meningkat menjadi 77 ribu ton gabah kering giling,” tutur Agung.
Karena Ngawi produksi gabahnya tinggi dan serapan Bulog cukup tinggi, sehingga, tidak hanya mencukupi kebutuhan masyarakat ngawi, tapi juga untuk kebutuhan masyarakat Indonesia.
Diantara, Bulog Geneng Ngawi mampu melakukan pengiriman ke cabang Tual provinsi Maluku, dan kemarin sudah mengirimkan 5 ribu ton ke Papua serta 5 ribu ton ke pulau Madura. (rfa)

