JAKARTA, KANALINDONESIA.COM : Aparat gabungan dari TNI dan Polri memperketat pengamanan di kawasan Gedung DPR/MPR RI menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang jatuh pada 1 Mei. Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi terhadap potensi aksi unjuk rasa yang diperkirakan melibatkan ribuan massa dari berbagai elemen serikat pekerja.
Berdasarkan pantauan di lapangan, ratusan personel telah disiagakan sejak pagi hari. Sejumlah kendaraan taktis, termasuk truk pengangkut personel dan mobil pengamanan, tampak berjajar di sekitar kompleks parlemen. Selain itu, barikade dan pembatas jalan juga dipasang untuk mengatur arus lalu lintas serta membatasi akses menuju titik-titik strategis.
Petugas keamanan terlihat melakukan penyisiran dan pengaturan posisi di beberapa titik masuk utama. Area sekitar gedung juga dipadati oleh aparat yang bersiaga, sementara jalur pedestrian dijaga ketat guna memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan aman dan tertib.
Kapolres Metro Jakarta Pusat dalam keterangannya menyampaikan bahwa pengamanan ini bersifat preventif. “Kami mengedepankan pendekatan humanis, namun tetap tegas dalam menjaga ketertiban umum. Kami juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas jika terjadi peningkatan volume massa,” ujarnya.
Sementara itu, pihak penyelenggara aksi buruh menyatakan bahwa demonstrasi akan berlangsung damai dengan menyuarakan tuntutan terkait kesejahteraan pekerja, perlindungan tenaga kerja, serta kebijakan upah yang dinilai masih perlu perbaikan.
Pemerintah mengimbau seluruh peserta aksi untuk menjaga ketertiban dan mematuhi aturan yang berlaku. Masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan Senayan juga diminta untuk mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas selama berlangsungnya kegiatan tersebut.
“Jumlah personil yang dilibatkan dalam pengamanan di sekitar DPR-MPR sejumlah 6.678 personil. Ini gabungan yang terdiri dari Kepolisian 4.633 personil, TNI 1.050 personil, Pemprov DKI 95 personil, Pamdal 400 personil, dan Satuan Kamtibmas 500 orang,” kata Budi saat di depan Gedung DPR RI
Dengan pengamanan yang diperketat, diharapkan peringatan Hari Buruh tahun ini dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa mengganggu stabilitas serta aktivitas publik di ibu kota. (Fahmi)

