“Saya yang sebagai advokat dan juga mediator non-hakim, terpanggil untuk membuat buku ini. Yang mana karena guru adalah simbol peradaban, kalau gurunya baik saya kira akan banyak contoh-contoh untuk memberikan keilmuan kepada siswanya,” ujarnya
Lukman mengatakan, buku ini disajikan dalam bahasa yang sederhan sehingga dapat dibaca oleh semua kalangan. Selain itu, buku memiliki keunikan karena memiliki step by step yang dinamai DAMAI (Dengarkan, Analisa, Mediasi, Analisa apa yang bisa disepakati, dan Inisiasi penyelesaian).
“Sebagai penulis, saya berharap buku ini itu bisa membekali para guru, para pendidik, formal maupun non-formal, tidak hanya menjadi mediator profesional, tapi dia bisa menjadi juru damai di komunitasnya, di lingkungan kerjanya, bahkan di keluarganya,” jelasnya.

