PAMEKASAN, KANALINDONESIA.COM: Laskar Sape Ngamok, Persepam Pamekasan, tampil dominan dalam laga persahabatan melawan Persipro Probolinggo. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Persepam sukses mengamankan kemenangan meyakinkan dengan skor akhir 3-1.
Sejak sepak mula, Persepam langsung mengambil inisiatif serangan. Dominasi tuan rumah membuahkan hasil manis lewat aksi gemilang Dewa. Pemain Sayap yang baru didatangkan tersebut bermain gemilang denga mencetak brace (dua gol) yang dilesakkan pada menit ke-28 dan menit ke-48
Tak memberi napas bagi lawan, Qischil turut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-43, sesaat sebelum turun minum. Keunggulan tiga gol ini membuktikan solidnya lini depan anak-anak Pamekasan dalam laga tersebut.
Persipro Probolinggo bukan tanpa perlawanan. Meski tertinggal jauh, tim tamu terus berusaha membongkar pertahanan tuan rumah. Upaya mereka baru membuahkan hasil di penghujung laga melalui skema serangan cepat yang diselesaikan oleh Fisya pada menit ke-85. Skor 3-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan ini menjadi suntikan motivasi tambahan bagi manajemen. Manajer Persepam, Abdul Rasek, mengungkapkan kabar baik mengenai status tim di kompetisi resmi mendatang.
“Alhamdulillah, pada hari ini juga sudah dapat dipastikan bahwa Persepam menjadi tuan rumah di babak 64 besar, 32 besar, dan 16 besar. Jadi di tiga fase ini kita akan bermain di kandang sendiri,” ujar Abdul Rasek dengan optimis. Senin sore, (11/05/2026).
Meski menang, jajaran pelatih tetap menekankan pentingnya evaluasi. Pelatih Persepam, Coach Anis, mengaku puas dengan perkembangan kerja sama tim yang ditunjukkan anak asuhnya di lapangan.
“Alhamdulillah, instruksi dari saya sudah dijalankan dengan benar. Karena kita sparing dengan tim luar, jadi kelihatan bahwa teamwork sudah bagus,” ungkap Coach Anis.
Setelah hasil positif ini, Persepam dijadwalkan akan kembali melakoni laga uji coba melawan tim asal Kediri pada Jumat mendatang. Pertandingan tersebut akan menjadi ajang pemanasan terakhir guna mematangkan strategi sebelum memasuki fase krusial di babak laga berikutnya.

