Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JATIM

Khofifah Sambut Hangat Bhikkhu Thailand, Laos, Malaysia dan Indonesia

Khofifah Sambut Hangat Bhikkhu Thailand, Laos, Malaysia dan Indonesia

Sepanjang perjalanan ratusan kilometer yang ditempuh, para Bhikkhu bertemu banyak masyarakat dan anak-anak yang menyambut dengan hangat. Meski mungkin tidak saling memahami bahasa, senyum dan ketulusan menjadi bahasa universal yang mempersatukan.

“Di situlah sesungguhnya makna perdamaian hadir, yaitu sederhana, namun mampu menyentuh hati dan menghadirkan rasa persaudaraan di tengah keberagaman,” tuturnya.

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini menuturkan masyarakat Jawa Timur merasa terhormat dapat menjadi bagian dari perjalanan mulia ini. Kehadiran para Bhikkhu yang membawa pesan walk for peace menghadirkan kesejukan sekaligus menjadi pengingat untuk terus menjaga harmoni, toleransi, dan persaudaraan di tengah keberagaman bangsa Indonesia.

“Kami berharap para Bhikkhu dapat merasakan kehangatan masyarakat Jawa Timur,” ujarnya.

Di kesempatan ini Gubernur Khofifah juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini dengan penuh dedikasi dan kebersamaan.

Tak hanya itu, Ia juga mendoakan agar rangkaian perjalanan Indonesia Walk for Peace 2026 diberikan kelancaran, kesehatan, kekuatan, dan keselamatan hingga mencapai tujuan akhir.

“Semoga setiap langkah yang dijalani menjadi jejak kebaikan yang membawa kedamaian bagi Indonesia dan dunia. Semoga kebersamaan hari ini menjadi kenangan hangat dalam perjalanan spiritual para Bhikkhu sekalian,” pungkasnya.

Kepala Rombongan Bhikkhu Bhante Phra Phanarin Oaksonthip menyampaikan dirinya merasa senang di hari ketujuh perjalanannya telah sampai di Surabaya Jawa Timur.

Ia juga terkesan atas sambutan Gubernur Khofifah, aparat juga masyarakat yang begitu ramah kepada mereka, perbedaan bahasa tidak menjadi kendala berarti.

“Kami bahagia sekali karena selama perjalanan dari Bali hawanya panas tapi saat sampai di Surabaya rasanya adem (dingin) karena banyak pohonnya. Terima kasih atas penyambutannya yang hangat yang diberikan pemerintah, aparat dan masyarakat,” ucap Bhante Phra Phanarin. (SNT)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita