TUBAN, KANALINDONESIA.COM: Sebanyak 20 Dadak Merak memeriahkan kirab dan pentas Reog Ponorogo di Gor Rangga Jaya Anoraga, Minggu (24/5/2026) pagi. Perhelatan yang digelar bersamaan dengan kegiatan car free day (CFD) itu sukses menyedot perhatian masyarakat.
Sejak pagi, warga tampak memadati sepanjang Jalan Teuku Umar hingga kawasan Gor Rangga Jaya Anoraga untuk menyaksikan iring-iringan Reog yang berlangsung meriah.
Kegiatan ini digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Pawargo Tuban (Paguyuban Warga Ponorogo) sekaligus HUT ke-1 BRP GR (Budayawan Reog Ponorogo Guyub Rukun).
Kirab Dadak Merak dimulai dari depan Hotel Mustika dan berakhir di Gor. Tak hanya diikuti peserta dari Tuban, sejumlah rombongan dari luar daerah seperti Lamongan dan Surabaya juga turut ambil bagian.
Selain kirab, panggung hiburan di GOR juga diisi penampilan Reog dari sejumlah sanggar. Menariknya, penari anak-anak dari SDN Merakurak turut terlibat dalam pertunjukan dan mencuri perhatian penonton.
Pembina paguyuban, Imam Muhadi, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar perayaan hari jadi, tetapi juga bagian dari upaya menjaga dan mengenalkan budaya Reog Ponorogo kepada masyarakat.
“Selain untuk uri-uri atau melestarikan budaya, kegiatan ini juga dalam rangka hari jadi paguyuban dan memang rutin kami adakan setiap tahun,” ujarnya.
Ia berharap Pawargo dan BRP GR tetap menjaga kekompakan serta kebersamaan, tidak hanya dalam pelestarian budaya, tetapi juga dalam menjalin kekeluargaan antarsesama anggota.
“Kami berharap setelah hari ini dan seterusnya semuanya tetap guyub, rukun, dan budaya ini tetap lestari,” tambahnya.
Penampilan para peserta kirab dengan iringan musik khas Reog pun berhasil mengundang antusiasme warga. Meski cuaca cukup panas, masyarakat tetap bertahan untuk menyaksikan atraksi hingga selesai.
Salah satu pengunjung, Dyah, mengaku baru pertama kali melihat pementasan Reog dengan jumlah peserta sebanyak itu. Menurutnya, pertunjukan tersebut menjadi hiburan tersendiri bagi warga yang datang ke CFD.
“Cukup menghibur, apalagi setelah kirab tadi masih ada atraksi di GOR. Jadi seru banget, meskipun cuacanya panas,” pungkasnya.
Hingga acara berakhir, antusiasme warga masih terlihat di area Gor Rangga Jaya Anoraga, menandakan bahwa pertunjukan budaya seperti Reog Ponorogo tetap punya tempat tersendiri di hati masyarakat Bumi Ronggolawe. (Najib)

