Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JAKARTA

Jalan Lenteng Agung Jakarta Ditutup, Warga Main Bola di Aspal, UMKM Menjerit Sepi Pembeli

Jalan Lenteng Agung Jakarta Ditutup, Warga Main Bola di Aspal, UMKM Menjerit Sepi Pembeli

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Pemandangan tak biasa terlihat di Jalan Raya Lenteng Agung arah Depok, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2026). Ruas jalan yang sehari-hari dipenuhi kendaraan dan identik dengan kemacetan mendadak berubah menjadi area bermain warga setelah dilakukan penutupan sementara untuk perbaikan jalan yang amblas.

Penutupan jalan yang berlangsung sejak pukul 14.00 WIB hingga 05.00 WIB keesokan harinya membuat lalu lintas berhenti total di lokasi pekerjaan. Kondisi tersebut dimanfaatkan sejumlah warga, terutama anak-anak dan remaja, untuk bermain sepak bola di tengah jalan yang biasanya dipadati kendaraan.

Gelak tawa dan sorak-sorai terdengar di sepanjang ruas jalan yang mendadak berubah fungsi menjadi lapangan sepak bola dadakan. Bagi warga sekitar, momen tersebut menjadi pengalaman langka yang hampir tidak pernah terjadi di kawasan Lenteng Agung.

“Biasanya jalan ini macet terus, sekarang malah bisa main bola di sini. Jarang sekali ada kesempatan seperti ini,” ujar salah seorang warga yang bermain bersama anak-anak di lokasi.

Di balik suasana santai yang dinikmati warga, kondisi berbeda dirasakan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menggantungkan pendapatan dari lalu lintas kendaraan dan aktivitas masyarakat di sepanjang jalan tersebut.

Sejumlah pedagang mengaku mengalami penurunan omzet secara signifikan sejak akses jalan ditutup. Minimnya kendaraan yang melintas membuat jumlah pembeli menurun drastis dibanding hari-hari biasa.

“Biasanya sore sampai malam cukup ramai. Sekarang hampir tidak ada pelanggan yang datang karena akses jalan ditutup,” ungkap seorang pedagang kaki lima di sekitar lokasi.

Penutupan Jalan Raya Lenteng Agung dilakukan sebagai bagian dari pekerjaan perbaikan infrastruktur oleh Dinas Bina Marga DKI Jakarta. Pekerjaan tersebut difokuskan pada penanganan saluran bawah tanah dan perbaikan titik jalan yang mengalami kerusakan demi menjamin keselamatan pengguna jalan.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk menggunakan jalur alternatif selama pekerjaan berlangsung serta tetap mematuhi rambu-rambu yang telah dipasang di sekitar area proyek.

Fenomena ini menunjukkan dua sisi berbeda dari sebuah penutupan jalan. Di satu sisi, warga menikmati ruang publik sementara yang menghadirkan suasana baru dan kebersamaan. Namun di sisi lain, para pelaku UMKM harus menghadapi tantangan ekonomi akibat berkurangnya mobilitas masyarakat dan pelanggan.

Meski hanya berlangsung sementara, penutupan Jalan Lenteng Agung menghadirkan potret unik kehidupan perkotaan, ketika jalan yang biasanya dipenuhi klakson dan kemacetan berubah menjadi ruang bermain warga, sementara para pedagang berharap aktivitas normal segera kembali agar roda perekonomian lokal dapat berputar seperti sediakala. (Fahmi)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita