TUBAN, KANALINDONESIA.COM: Warga Dusun Krapyak, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, dikejutkan dengan kebakaran sepeda motor di tepi jalan desa, Selasa (9/6/2026) sore. Kendaraan tersebut terbakar beberapa saat setelah pemiliknya berusaha menghidupkan mesin yang tiba-tiba mati.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun sepeda motor milik Siswanto (34) hangus terbakar.
Kasi Humas Polres Tuban, IPTU Siswanto, mengatakan saat kejadian korban sedang dalam perjalanan pulang bersama istri dan anaknya dari rumah mertua di Desa Sugihwaras.
Setibanya di tikungan Dusun Krapyak, mesin sepeda motor yang dikendarainya tiba-tiba mati.
Korban kemudian menepikan kendaraannya ke sisi jalan. Ia berusaha menyalakan kembali motor tersebut dengan cara mengengkol.
“Korban berusaha menghidupkan sepeda motor secara manual setelah mesin mendadak mati,” kata IPTU Siswanto.
Saat itu, istri korban melihat asap keluar dari bagian dalam jok sepeda motor.
Tak lama kemudian muncul percikan api dari area yang sama.
“Istri korban melihat ada asap dari dalam jok. Tidak lama setelah itu muncul percikan api yang kemudian membakar sepeda motor,” ujarnya.
Api dengan cepat membesar dan menjalar ke seluruh bodi kendaraan.
Warga yang berada di sekitar lokasi berusaha membantu memadamkan kobaran api.
Meski berhasil dipadamkan, kondisi sepeda motor sudah dalam keadaan hangus.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting pada sistem kelistrikan kendaraan.
Polisi memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Akibat kejadian itu, pemilik kendaraan diperkirakan mengalami kerugian material sekitar Rp5 juta.
Menerima laporan dari masyarakat, anggota Polsek Jenu langsung mendatangi lokasi kejadian.
Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan sejumlah saksi, serta mengamankan kendaraan yang terbakar sebagai barang bukti.
“Kami telah mengamankan barang bukti dan meminta keterangan saksi-saksi. Penyebab kebakaran masih didalami,” pungkas IPTU Siswanto.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk melakukan pemeriksaan berkala pada sistem kelistrikan kendaraan. Pemeriksaan rutin dapat membantu mendeteksi kerusakan lebih awal sebelum menimbulkan kerugian yang lebih besar. (Najib)

