BANGKALAN, KANALINDONESIA.COM: Teror 2 vidio yang berisi adegan pocong melompat – lompat dan aksi mencuri motor pada malam hari yang dimuat di sosmed. Berakibat fatal karena sempat resahkan warga Desa Durjan Kecamatan Kokop Kabupaten Bangkalan – Jatim.
Tetapi setelah dilakukan penyelusuran oleh aparat berwenang, ternyata vidio tersebut hanya konten iseng yang dibuat sekumpulan Anak Baru Gede (ABG). Hal itu disampaikan Kasie Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, Selasa, (9/6/2026).
Menurut penjelasanya, pembuatan 2 vidio berisi teror pocong yang tengah melompat-lompat dan mencuri motor dimalam hari. Itu hanya rekayasa dan pembuatan konten iseng oleh 7 ABG yang berasal dari desa setempat.
“Itu hanya konten iseng dan hiburan semata yang dibuat oleh 7 ABG, ” terang Ipda Agung.
Hal itu terungkap, setelah 7 ABG yang diduga pelaku pembuat konten bohong – bohongan itu diciduk dan digiring ke Polsek Kokop, lanjutnya.
Dihadapan para Tokoh Masyarakat, Kapolsek dan diback – up Polres Bangkalan. Diwakili oleh salah satu diantara mereka bernama Ahmad Jailani (17) melakukan klarifikasi dan membuat pengakuan bahwa konten berbau teror dengan modus menggunakan baju pocong itu, bukan kejadian yang sebenarnya tapi hanya sebatas hiburan belaka.
Selanjutnya, setelah dilakukan pembinaan dan diberi wejangan, mereka (7 ABG) ini meminta maaf kepada masyarakat Desa Durjan Kecamatan Kokop Bangkalan. Atas perbuatanya yang sempat meresahkan berbagai pihak.
“Setelah dilakukan pembinaan, mereka berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatanya, ” pungkas Ipda Agung.

