CIREBON – Peringatan Hari Jadi Cirebon ke-599 menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan kolaborasi dalam membangun Kota Cirebon. Melalui rapat paripurna yang digelar di Griya Sawala, Gedung DPRD Kota Cirebon, Selasa (16/6/2026), DPRD mengajak seluruh unsur pemerintah, lembaga, dunia usaha, dan masyarakat untuk bergotong royong mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Rapat paripurna yang mengusung tema “Manunggal Winangun Caruban” tersebut dinilai sebagai titik penting untuk mempererat sinergi lintas sektor dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan sekaligus menyongsong masa depan Kota Cirebon yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera.
Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Harry Saputra Gani, SH, mengatakan tema Hari Jadi Cirebon tahun ini bukan sekadar slogan seremonial, melainkan memiliki makna filosofis yang kuat tentang pentingnya persatuan antara pemerintah dan masyarakat.
“Manunggal Winangun Caruban mengandung makna bahwa pemerintah dan rakyat harus bersatu, saling mendukung, serta berjalan bersama dalam membangun Kota Cirebon menuju kota yang maju, harmonis, berbudaya, dan sejahtera,” ujarnya.
Menurut Harry, semangat Manunggal juga mencerminkan karakter masyarakat Cirebon yang sejak dahulu hidup berdampingan dalam keberagaman. Perpaduan budaya Jawa, Sunda, Arab, Tionghoa, hingga budaya pesisir menjadi kekuatan utama yang harus terus dijaga sebagai modal sosial pembangunan.
Dalam kesempatan itu, DPRD turut mengapresiasi berbagai capaian Pemerintah Kota Cirebon sepanjang tahun anggaran berjalan. Salah satunya keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Jawa Barat atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Selain itu, Kota Cirebon juga berhasil meraih penghargaan Terbaik I Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 untuk Regional Jawa dan Bali.
Harry berharap berbagai prestasi tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat koordinasi antarlembaga.
“Kami mengajak seluruh aparatur pemerintah, lembaga, dan seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan koordinasi dan sinergitas demi menjaga keberlanjutan pembangunan di Kota Wali,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, SAP, MSi, memaparkan sejumlah prestasi membanggakan yang berhasil diraih Kota Cirebon sepanjang tahun 2026. Di antaranya penghargaan Terbaik I Pengendalian Inflasi Daerah Regional Jawa-Bali, opini WTP yang berhasil dipertahankan selama 10 kali berturut-turut, penghargaan Rumah Data Kependudukan Paripurna, serta Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026.
Effendi menegaskan, tema Hari Jadi Cirebon ke-599 menjadi pedoman dalam menjalankan pembangunan yang mengedepankan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan tanpa mengedepankan ego sektoral.
“Manunggal berarti persatuan, Winangun berarti membangun, dan Caruban adalah identitas peleburan budaya kita. Dalam tata kelola pemerintahan, hal ini bermakna kolaborasi antara birokrasi, DPRD, aparat penegak hukum, dunia usaha, hingga masyarakat sebagai satu kesatuan untuk membangun Kota Cirebon,” tegasnya.
Rapat Paripurna Hari Jadi Cirebon ke-599 juga diisi dengan pembacaan singkat Babad Cirebon, penyampaian materi inspiratif oleh Dr. Taufiq Supriyadi, serta sambutan dari Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Dr. Drs. Herman Suryatman, MSi.
Melalui peringatan Hari Jadi ke-599 ini, Pemerintah Kota dan DPRD berharap semangat persatuan yang diwariskan para pendiri Cirebon dapat terus menjadi fondasi dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berdaya saing, dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.

