Bagi DPRD Jawa Timur, nobar Piala Dunia bukan sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menjadi simbol bahwa ruang publik dapat dimanfaatkan untuk memperkuat solidaritas sosial, membangun komunikasi yang lebih dekat antara pemerintah dan masyarakat, serta menumbuhkan semangat persatuan.
Ali Kuncoro menilai olahraga, khususnya sepak bola, memiliki kemampuan menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam satu semangat yang sama.
“Sepak bola bukan sekadar soal menang atau kalah. Di dalamnya ada nilai sportivitas, kebersamaan, persatuan, dan saling menghargai. Nilai-nilai inilah yang ingin kami hadirkan melalui kegiatan nobar di Rumah Rakyat,” ujarnya.
Ia pun mengajak masyarakat dari berbagai daerah di Jawa Timur untuk datang bersama keluarga, sahabat, maupun komunitas guna merasakan atmosfer Piala Dunia secara langsung di halaman DPRD Jatim.
Menurutnya, kegiatan seperti ini juga menjadi bagian dari upaya membangun citra DPRD sebagai lembaga yang semakin terbuka, dekat, dan hadir di tengah masyarakat melalui berbagai aktivitas yang positif.
Dengan perpaduan layar videotron raksasa, kehadiran legenda sepak bola Indonesia, hiburan, doorprize, hingga sajian UMKM gratis, DPRD Jawa Timur berharap kegiatan Nobar Semifinal Piala Dunia FIFA 2026 tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan, tetapi juga menjadi perayaan kebersamaan yang mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus menghidupkan semangat Rumah Rakyat sebagai ruang milik bersama. Nang

