SURABAYA, KANALINDONESIA.COM : PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mencatatkan tonggak sejarah dalam ekspansi pasar global dengan melakukan pengiriman dua unit locomotive platform pesanan UGL RS Pty Limited ke Australia. Pengiriman ini menandai keberhasilan perusahaan dalam menuntaskan unit ke-17 dan ke-18 dari total 50 unit yang dipesan dalam kontrak senilai Rp145 miliar, sekaligus mengukuhkan posisi Indonesia sebagai pemain kunci dalam rantai pasok industri kereta api internasional.
Proses pengiriman yang dilakukan melalui Terminal Petikemas Surabaya (TPS) pada Jumat (10/7) ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan ekspor, tetapi juga wujud nyata sinergi antar-BUMN. Kolaborasi strategis ini menjadi pilar penting dalam memperkuat ekosistem logistik nasional, memastikan produk karya anak bangsa mampu menembus pasar Australia dan Selandia Baru dengan standar kualitas yang diakui secara global.
Pengiriman ini menegaskan keberlanjutan ekspansi INKA di pasar internasional, khususnya kawasan Australia dan Selandia Baru. Hingga saat ini, INKA telah mengirimkan lebih dari 1.000 unit gerbong barang serta belasan unit locomotive platform untuk mendukung kebutuhan transportasi perkeretaapian di kedua negara tersebut.
Komisaris PT INKA (Persero), Sangap Surbakti, menyampaikan bahwa pengiriman ini menjadi salah satu capaian penting bagi INKA karena menunjukkan produk manufaktur perkeretaapian nasional dapat diterima di pasar internasional.
“Pengiriman ini merupakan capaian penting bagi INKA karena menunjukkan bahwa produk manufaktur perkeretaapian nasional tidak hanya digunakan di Indonesia, tetapi juga dapat diterima oleh pasar internasional. Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder
yang telah mendukung kelancaran proses pengiriman iniserta seluruh Insan INKA,” ujar Sangap.
“Sebagai perusahaan negara yang menjalankan kegiatan ekspor, INKA tidak hanya membawa kepentingan perusahaan, tetapi juga nama dan reputasi Indonesia di pasar internasional. Oleh karena itu, kami berharap dukungan terhadap kegiatan ekspor produk industri nasional dapat
terus diperkuat melalui regulasi yang kondusif, proses perizinan yang efisien, serta koordinasi lintas instansi. Dukungan tersebut penting agar perusahaan Indonesia mampu memenuhi komitmen kepada pelanggan global dan semakin kompetitif di pasar internasional,” lanjutnya.
Melalui pelaksanaan kontrak ini, INKA terus memperkuat kapasitas dan daya saing industri perkeretaapian nasional dalam memenuhi standar dan kebutuhan pelanggan global, sekaligus
memperluas kontribusi produk manufaktur Indonesia di pasar internasional. (SNT)

