BANGKALAN, KANALINDONESIA.COM: Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Bangkalan, H.Syafiuddin saat menghadiri acara Ta’arruf dan Konsolidasi “Kick Off Kepengurusan DPC PKB Bangkalan” masa Bhakti 2026-2031 yang diselenggarakan di Gedung Beringin Bangkalan. Serta dihadiri Wakil Ketua DPW PKB Jatim merangkap Ketua DPRD Provinsi Jatim, Musyafik Roup, segenap pengurus kecamatan dan ranting PKB di Kabupaten Bangkalan – Jatim, Sabtu, (11/7/2029).
Selain secara simbolis digelar acara penyerahan aset gedung kantor DPC Kabupaten Bangkalan kepada DPP PKB melalui DPW PKB Jatim. Abah Safi’ begitu panggilan akrab H, Syafiuddin juga bersyukur karena pada masa jabatanya yang kedua sebagai Ketua DPC PKB Bangkalan. Mendapat tambahan darah segar (bantuan) dalam menahkodai PKB setelah terpilihnya Fauzan Jakfar (Wabup Bangkalan) sebagai Sekretaris dan Dedy Yusuf (Ketua DPRD Bangkalan) dipercaya sebagai Bendahara. Diyakini PKB Bangkalan semakin solid dan perolehan kursi di DPRD Bangkalan pada pemilu 2029, akan naik.
“Pada pemilu nasional 2029 nanti, DPP PKB menargetkan Bangkalan memperoleh 2 kursi di DPR. Sedangkan untuk pemilu daerah, dari raihan 9 kursi diharapkan bisa naik menjadi 10 kursi atau lebih, ” ujarnya.
Menjawab pertanyaan belasan awak media terkait dengan jabatan Bupati – Wakil Bupati (Wabup) Bangkalan, Lukman Hakim – Fauzan Jakfar. Menurut abah Syafi’, pihaknya akan tetap menjaga kearifan lokal. Paling utama bagi PKB adalah kedamaian, tidak ada perpecahan dan polarisasi di Kabupaten Bangkalan seperti di daerah lain.
“Untuk saat ini kita mendukung pasangan Bupati Bangkalan, Lukman Hakim – Wabup Fauzan Jakfar,” tegasnya.
Secara jujur abah Safi’ juga mengakui bahwa perbedaan pandangan itu tetap ada. Namun semua perbedaan itu kita hargai, dicarikan solusinya, jangan sampai terjadi gontok – gontokan. Yang perlu dipikirkan adalah bagaimana masyakat bisa sejahtera
Terkait dengan pertanyaan awak media lainya, apakah pada gelar pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati – Wakil Bupati (Wabup) tahun 2029 nanti. PKB Bangkalan akan tetap bergabung, seiring sejalan dan seirama dengan PDI-P Bangkalan. Atau pecah kongsi dalam hal pencalonan Bupati – Wabup Bangkalan periode 2025 – 2030. Masih menurut aba Syafi, katanya sangat tergantung dari dinamika yang ada karena semua bisa terjadi. Paling utama bagi PKB Bangkalan adalah politik persahabatan dan politik keadilan. Kita tidak mau bermusuhan dengan siapapun.
“Wong tidak bermusuhan saja, ingin dipecah belah, ” sentilnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPW PKB Jatim merangkap sebagai Ketua DPRD Provinsi. Jatim, Musyafak Roup mengatakan bahwa hari ini secara formal disampaikan di forum DPC dan DPAC PKB kecamatan. Seluruh pengurus telah menerima SK beberapa waktu lalu, Secara formal akan ditindak lanjuti dengan pembenahan kepengurusan ditingkatkan kecamatan maupun ranting.
“Jargon PKB tidak hanya mempertahankan tapi melipat gandakan perolehan kursi, terang politikus senior PKB ini.
‘Apalagi Ketua PKB Bangkalan, Syafiuddin dibantu Sekretaris baru, Fauzan Jakfar dan Bendahara Dedy Yusuf, mereka cukup potensial. Itu sebabnya kita berharap di tahun 2029 nanti, perolehan kursi di Bangkalan meningkat, ” pungkasnya. (sy)

