SURABAYA, KANALINDONESIA.COM : Atrium Kaza Mall Surabaya berubah menjadi ruang hangat penuh tawa pada Minggu (12/07/2026), saat ratusan ayah dan buah hati mereka berkumpul dalam ajang Kreasi Ayah dan Buah Hati. Dalam suasana haru, para ayah terlihat antusias berinteraksi langsung dengan anak-anak mereka melalui kegiatan mewarnai dan menulis pesan cinta yang menyentuh.
Digelar oleh Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33, acara ini mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”. Inisiatif ini tidak hanya menjadi wadah kreativitas, tetapi juga langkah strategis untuk mengampanyekan pentingnya kehadiran aktif sosok ayah dalam membangun ikatan emosional (bonding) serta pola pengasuhan anak yang seimbang.
Sejak pagi hari, antusiasme peserta sudah terlihat sangat tinggi. Para ayah dan buah hatinya tampak kompak duduk lesehan di atas karpet merah dan biru yang disediakan panitia. Berbekal meja lipat kecil, alat tulis, dan kertas gambar, mereka bersiap menumpahkan kreativitas bersama.
Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Shodiqin, menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan langkah konkret untuk menggaungkan kampanye keterlibatan sosok ayah dalam pengasuhan.
“Kegiatan ini merupakan bukti nyata bahwa tema ‘Ayah Wajib Hadir’ benar-benar kita wujudkan di Surabaya. Kemendukbangga/ BKKBN Jatim mengajak keluarga untuk mengekspresikan peran penting ayah langsung kepada anaknya,” ujar Shodiqin saat membuka acara secara resmi.
Ia menambahkan, melalui lomba mewarnai dan menulis pesan cinta ini, ikatan emosional (bonding) antara orang tua dan anak dapat terjalin lebih kuat.
Tercatat ada sekitar 300 anak yang menjadi peserta utama dalam lomba ini. Mengingat setiap anak didampingi oleh ayah dan ibunya, total massa yang memadati lokasi diperkirakan mencapai 900 orang.
Kemendukbangga/ BKKBN Jatim berharap momentum ini dapat menyadarkan masyarakat luas mengenai pentingnya peran ayah dalam mendampingi tumbuh kembang anak sejak dini. Pola asuh yang seimbang antara ayah dan ibu dinilai menjadi kunci utama dalam mencetak karakter anak yang tangguh.
“Pendampingan dari ayah sejak dini sangat krusial. Harapannya, anak-anak yang hadir hari ini, 20 tahun ke depan akan tumbuh menjadi bagian dari Generasi Emas Indonesia 2045 yang berkualitas,” pungkas Shodiqin. (SNT)

