Salah seorang siswa, Alesha Thaviza Azzahra, yang sebelumnya duduk di kelas III-C dan kini naik ke kelas IV, mengaku senang mengikuti rangkaian kegiatan MPLS.
Menurut Alesha, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pengalaman menyenangkan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk semakin mengenal dan menjalin keakraban dengan teman-teman dari kelas lain.
Ia juga mengaku menemukan sejumlah teman yang ternyata tinggal di lingkungan yang sama dan bersekolah di tempat yang sama.
Meski rangkaian utama MPLS telah resmi ditutup, sejumlah kegiatan sekolah masih berlanjut pada hari yang sama. Penutupan dilakukan pada pagi hari di lapangan sekolah agar seluruh peserta didik dapat mengikuti prosesi dengan nyaman.
Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah juga memberikan penghargaan kepada sejumlah peserta didik yang aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler karate sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan partisipasi mereka dalam mengembangkan minat serta bakat di luar kegiatan akademik.
Usai MPLS, pihak sekolah mulai mendorong peningkatan kemandirian peserta didik. Para orang tua diimbau tidak lagi mengantar anak hingga ke dalam ruang kelas.
Pengantaran cukup dilakukan sampai gerbang sekolah sehingga anak-anak secara bertahap terbiasa mandiri dan bertanggung jawab terhadap aktivitasnya di lingkungan sekolah.
Sekolah juga mengingatkan pentingnya sinergi antara guru dan orang tua dalam membentuk karakter serta kedisiplinan anak.
Keteladanan dari orang dewasa dinilai menjadi bagian penting dalam menanamkan sikap disiplin, sopan santun, dan rasa hormat kepada lingkungan sekolah.
Orang tua juga diharapkan turut menghormati berbagai kegiatan sekolah, termasuk pelaksanaan upacara bendera, serta memberikan contoh dengan mengenakan pakaian yang sopan ketika berada di lingkungan pendidikan.
Mengakhiri sambutannya, Arif Riyanto menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia MPLS, para guru, serta orang tua siswa yang telah berkolaborasi menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.
Ia berharap semangat, kebersamaan, dan pengalaman yang diperoleh selama MPLS dapat menjadi modal positif bagi seluruh peserta didik dalam menjalani tahun ajaran baru.
Dengan berakhirnya MPLS, para siswa kini diharapkan semakin siap menjalani proses belajar mengajar dengan penuh semangat, disiplin, percaya diri, dan mampu membangun hubungan positif dengan seluruh warga sekolah.

