Kolaborasi, lanjut Pramono, juga tidak sebatas pada peningkatan layanan medis. Pemprov DKI Jakarta ingin mendorong terbentuknya ekosistem kesehatan yang menghubungkan pemerintah, rumah sakit, perguruan tinggi, dan lembaga penelitian.
Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas tenaga kesehatan sekaligus melahirkan inovasi di bidang kesehatan yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat.
“Harapan saya, ke depan kita dapat bekerja sama membangun ekosistem kesehatan yang lebih kuat bersama RSPI dan Kementerian Kesehatan. Rumah sakit ini juga telah menjadi rujukan bagi berbagai perguruan tinggi, tidak hanya di Jakarta, tetapi juga dari berbagai daerah,” ungkapnya.
Direktur RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso, dr. H. Harli Amir Mahmudji, Sp.PD-KEMD, menyambut positif langkah Pemprov DKI Jakarta memperkuat kerja sama dengan RSPI Sulianti Saroso.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat semakin memperluas jangkauan sekaligus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Hari ini kami mendapat kehormatan atas kunjungan Bapak Gubernur DKI Jakarta ke RSPI sebagai rumah sakit dengan keunggulan layanan penyakit infeksi, mulai dari diagnosis, terapi, hingga rehabilitasi,” kata Harli.
Menurutnya, dukungan dan sinergi dengan Pemprov DKI Jakarta akan menjadi modal penting dalam mengembangkan pelayanan RSPI Sulianti Saroso ke depan.
“Harapan kami, kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ke depan semakin erat sehingga bersama-sama dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” pungkasnya.

