GRESIK, KANALINDONESIA.COM ; Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Gresik menggelar Turnamen Tenis Point to Point Kapolres Gresik Cup Season 2 di Lapangan Tenis SOR Tridharma Petrokimia Gresik, Sabtu (25/7/2026). Sebanyak 206 atlet yang tergabung dalam 97 grup mengikuti kompetisi tersebut.
Turnamen yang mengusung tema “Polri untuk Masyarakat” ini menjadi ajang mempererat sportivitas, silaturahmi, dan sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, BUMN, komunitas tenis, serta masyarakat melalui olahraga.
Pembukaan turnamen dihadiri Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha, Kabag SDM Polres Gresik Kompol Syabain Rahmad Kusriyanto, Danramil 0817/05 Kota Gresik Kapten CAJ M. Fikri Adha, Kapolsek Gresik Kota AKP Muhamad Kevin Ramadhan, jajaran official PT Petrokimia Gresik, PT PLN Nusantara Power, PT PLN UPT Gresik, serta pengurus Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti).
Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, dan laporan ketua panitia.
Dalam sambutannya, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution yang diwakili Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha mengatakan turnamen tersebut merupakan bagian dari upaya Polri memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan olahraga.
Menurutnya, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya diwujudkan melalui peningkatan pelayanan kepolisian, tetapi juga lewat kegiatan yang mampu membangun kebersamaan, memperkuat sinergitas, serta mendorong budaya hidup sehat.
“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama dalam menjalankan tugas kepolisian. Turnamen ini menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan kebersamaan, kepedulian, dan sinergitas antara Polri, instansi terkait, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat,” ujar Kompol Shabda.
Tingginya antusiasme peserta terlihat dari keikutsertaan 97 grup atau 206 atlet yang bertanding dalam empat kategori, yakni Men Beginner sebanyak 48 grup (96 peserta), Men Intermediate 25 grup (50 peserta), Women Beginner 18 grup (36 peserta), dan Women Novice 12 grup (24 peserta).
Kompol Shabda juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan. Menurutnya, tujuan utama turnamen bukan semata-mata meraih kemenangan, melainkan mempererat persaudaraan, membangun kompetisi yang sehat, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Ia juga mengajak seluruh peserta menjadikan turnamen tersebut sebagai momentum memperkuat persatuan sekaligus menjauhi berbagai tindakan yang dapat merusak kebersamaan, seperti provokasi, penyalahgunaan narkoba, maupun aksi anarkis, demi mewujudkan Kabupaten Gresik yang aman, damai, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.
Sebagai tanda dimulainya Turnamen Tenis Point to Point Kapolres Gresik Cup Season 2, kegiatan ditandai dengan pemotongan tumpeng, foto bersama, serta pemukulan bola pertama (first serve) oleh Wakapolres Gresik di lapangan utama. Turnamen diharapkan menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus melahirkan atlet-atlet tenis berprestasi di Kabupaten Gresik.

