Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL SURABAYA

Milad ke-2 Kajian Muslimah Cahaya Hati: Menebar Iman dan Kepedulian Sosial

Milad ke-2 Kajian Muslimah Cahaya Hati: Menebar Iman dan Kepedulian Sosial

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM : Ribuan Sahabat Cahaya Hati tampak memadati Gedung Hasta Brata Universitas Adi Buana Surabaya pada hari Minggu, 26 Juli 2026. Kehadiran mereka di sana adalah untuk menyemarakkan puncak perayaan Milad ke-2 Kajian Muslimah Cahaya Hati yang mengusung tema penuh makna tentang pembersihan jiwa dengan iman.

Majelis yang kini menaungi ribuan anggota dari berbagai kota di Jawa Timur ini membuktikan eksistensinya tidak hanya melalui kajian rohani, tetapi juga kepedulian nyata. Di sela-sela acara yang diisi oleh tausyiah inspiratif Ustadz Sonny Abi Kim, majelis ini turut menyalurkan santunan bagi puluhan anak yatim sebagai wujud nyata kasih sayang kepada sesama.

Dalam tausyiahnya, Ustadz Sonny mengajak para jamaah untuk membersihkan hati dengan iman, agar setiap langkah kehidupan senantiasa dipandu oleh cahaya petunjuk Allah Subhanahu Wa Ta’ala, bukan dikendalikan oleh hawa nafsu dan kegelisahan duniawi.

Founder Kajian Muslimah Cahaya Hati, Hj. Nurhayati, mengungkapkan bahwa milad kedua ini merupakan momentum penting sebagai ruang bertumbuh bersama.
Menurutnya, komunitas ini hadir untuk saling mendoakan, menenangkan, dan menguatkan para wanita yang seringkali terlihat baik-baik saja di luar, namun menyimpan banyak luka dan beban di dalam diri.

“Banyak wanita yang di depannya nampak biasa saja, ternyata mereka tidak biasa-biasa saja. Di sinilah mereka bisa me’release luka tersebut, bertumbuh bersama, dan mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” ujar Hj. Nuratik.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Kajian Muslimah Cahaya Hati rutin menyelenggarakan kegiatan secara offline untuk materi esensial harian, serta online sebanyak satu hingga dua kali dalam sebulan dengan menghadirkan narasumber yang kompeten.

Memasuki usia yang kedua ini, Hj. Nuratik berharap Cahaya Hati dapat semakin luas merangkul dan membantu para bunda untuk lebih ikhlas menerima takdir, ridha, serta menjalani hidup dengan bahagia. Majelis ini diproyeksikan sebagai tempat bersandar sekaligus sahabat sejati bagi para wanita di luar sana.

Bagi kaum Muslimah yang ingin bergabung, majelis ini menerapkan sistem pendaftaran yang sangat mudah tanpa dipungut biaya atau iuran bulanan (tanpa HTM). Cukup mendaftarkan diri dengan menyertakan nama lengkap, nomor HP, dan alamat melalui informasi kontak di akun Instagram resmi mereka.

Pendaftaran ini dikhususkan agar setiap jamaah yang hadir benar-benar memahami visi dan misi kebersamaan di dalam Cahaya Hati. (SNT)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita