Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL SUKABUMI

Kebakaran Hanguskan Rumah di Kasepuhan Ciptamulya, Dedi Mulyadi Janji Bangun Kembali Permukiman Warga

Kebakaran Hanguskan Rumah di Kasepuhan Ciptamulya, Dedi Mulyadi Janji Bangun Kembali Permukiman Warga

SUKABUMI, KANALINDONESIA.COM: Musibah kebakaran hebat melanda Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (25/7/2026).

Kobaran api yang membesar dengan cepat menghanguskan puluhan bangunan milik warga. Sedikitnya 51 rumah dilaporkan ludes terbakar, termasuk bangunan utama adat atau Imah Gede yang menjadi salah satu bagian penting dari kehidupan masyarakat Kasepuhan Ciptamulya.

Dahsyatnya kebakaran tersebut membuat sekitar 70 kepala keluarga atau lebih dari 400 jiwa harus meninggalkan rumah mereka dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Beruntung, berdasarkan informasi yang dihimpun, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material yang dialami warga diperkirakan sangat besar mengingat sebagian besar rumah dan harta benda tidak berhasil diselamatkan dari amukan api.

Kabar duka tersebut langsung mendapat perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan pemerintah akan mengambil langkah cepat untuk membantu masyarakat terdampak sekaligus memulihkan kawasan permukiman adat yang dilanda bencana.

Dedi mengaku telah berkomunikasi dengan pimpinan adat Kasepuhan Ciptamulya, Abah Asep, untuk membahas langkah penanganan pascakebakaran.

Dalam pernyataannya, Dedi memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membangun kembali 51 rumah warga yang hangus terbakar.

“Dalam waktu dekat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membangun kembali 51 rumah yang hangus terbakar dalam musibah kebakaran di Kasepuhan Ciptamulya,” ujar Dedi, Sabtu (25/7/2026).

Menurut Dedi, Kasepuhan Ciptamulya bukan sekadar kawasan permukiman masyarakat adat. Lebih dari itu, wilayah tersebut merupakan bagian dari kekayaan budaya yang memiliki nilai penting bagi Jawa Barat.

Kehidupan masyarakat adat yang selama ini dikenal menjunjung tinggi kebersamaan serta mampu menjaga ketahanan dan swasembada pangan secara mandiri menjadi alasan pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap proses pemulihan kawasan tersebut.

Pemerintah pun meminta warga terdampak agar tetap tenang dan bersabar. Tim pemulihan akan segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan sekaligus mempersiapkan pembangunan kembali rumah-rumah warga yang terbakar.

“Seluruh warga diharap tetap tenang. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, kami akan turun untuk membangun kembali rumah-rumah di Kasepuhan Ciptamulya. Hatur nuhun, salam untuk semuanya,” kata Dedi.

Langkah cepat tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian bagi ratusan warga yang kini harus mengungsi sekaligus menjadi awal pemulihan kehidupan masyarakat adat Kasepuhan Ciptamulya setelah kawasan permukiman mereka dilanda kebakaran hebat.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita