Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL BOGOR

Sumur Mengering, Warga Kalisuren Paradise Bogor Gotong Royong Hidupkan Kembali Toren Air

Sumur Mengering, Warga Kalisuren Paradise Bogor Gotong Royong Hidupkan Kembali Toren Air

BOGOR, KANALINDONESIA.COM: Musim kemarau mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih bagi sebagian warga Perumahan Kalisuren Paradise, Desa Tajurhalang, Kabupaten Bogor. Sejumlah sumur warga dilaporkan mulai mengalami kekeringan sehingga pasokan air bersih menjadi semakin terbatas.

Menghadapi kondisi tersebut, warga RT 04/07 memilih bergerak bersama. Dengan semangat gotong royong, warga memperbaiki kembali fasilitas sosial (fasos) berupa toren air yang sebelumnya mengalami kerusakan.

Perbaikan dilakukan setelah mesin pompa air pada fasilitas tersebut mengalami kerusakan. Warga bersama Ketua RT dan sejumlah donatur setempat kemudian bergotong royong mengumpulkan tenaga maupun dukungan material agar fasilitas air bersih tersebut dapat kembali digunakan.

Toren air yang telah disediakan sekitar empat tahun lalu memang menjadi salah satu fasilitas penting bagi warga ketika musim kemarau tiba. Keberadaannya diharapkan dapat menjadi solusi bersama saat sumur rumah tangga mengalami penurunan debit bahkan kekeringan.

Tak hanya memperbaiki mesin pompa, warga juga melakukan pemeriksaan terhadap jaringan pipa paralon yang telah terpasang di sepanjang lingkungan RT 04/07. Pengecekan dilakukan untuk memastikan tidak terdapat kebocoran maupun pipa yang pecah sehingga distribusi air dapat berjalan dengan lancar.

Di sejumlah titik, warga juga telah menyediakan keran air yang dapat digunakan bersama. Setiap tiga rumah memiliki akses keran yang diharapkan dapat mempermudah proses penyaluran air ke rumah-rumah warga yang membutuhkan.

Ketua RT 04/07, Jaimin, mengatakan perbaikan fasilitas toren air merupakan bentuk kepedulian warga terhadap kondisi lingkungan, khususnya menghadapi ancaman kekurangan air bersih selama musim kemarau.

Menurutnya, kerusakan mesin sempat membuat fasilitas tersebut tidak dapat dimanfaatkan secara optimal. Namun, berkat kebersamaan warga dan dukungan para donatur, proses perbaikan dapat segera dilakukan.

“Perbaikan toren air ini kami lakukan secara gotong royong bersama warga, dibantu para donatur yang dengan cepat memberikan dukungan untuk pengadaan material yang dibutuhkan. Kami sangat mengapresiasi kepedulian semua pihak,” ujar Jaimin.

Ia menegaskan, keberadaan toren air tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat sumur yang mulai mengering.

Jaimin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga RT 04/07 yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk memperbaiki fasilitas bersama tersebut.

“Gotong royong ini sangat berarti. Di tengah kondisi warga yang mulai kesulitan mendapatkan air bersih, fasilitas toren ini bisa menjadi solusi dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita