“Ibu-ibu adalah penggerak keluarga. Kalau ibu-ibunya sudah paham keuangan, tahu produk yang aman, dan waspada terhadap berbagai modus penipuan, maka keluarganya juga akan lebih terlindungi. Kami berharap ilmu yang diperoleh hari ini dapat diteruskan kepada keluarga maupun lingkungan sekitar agar semakin banyak perempuan yang cerdas dalam mengelola keuangan,” ujar Noviyanti.
Melalui kolaborasi dengan berbagai organisasi perempuan, OJK Cirebon berharap para peserta dapat menjadi agen literasi keuangan di lingkungan masing-masing. Dengan semakin banyak perempuan yang memahami pengelolaan keuangan secara bijak, diharapkan tercipta keluarga yang lebih tangguh, masyarakat yang terlindungi dari kejahatan keuangan, serta meningkatnya kesejahteraan ekonomi di wilayah Cirebon dan sekitarnya.

