TANGERANG, KANALINDONESIA.COM: Semangat generasi muda Kota Tangerang untuk mengukir prestasi di tingkat nasional kembali ditunjukkan melalui keberangkatan kontingen Gerakan Pramuka ke Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026.
Sebanyak 32 anggota kontingen Pramuka Garuda Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Tangerang secara resmi dilepas untuk mengikuti kegiatan yang dipusatkan di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur.
Prosesi pelepasan dilakukan oleh Wakil Wali Kota Tangerang sekaligus Wakil Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Tangerang, H. Maryono, dalam Apel Pagi Pegawai di Selasar Gedung Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang.
Dalam kesempatan tersebut, Maryono menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota kontingen yang dipercaya membawa nama Kota Tangerang dalam ajang Pramuka tingkat nasional.
Menurutnya, pemerintah daerah bersama berbagai pihak telah melakukan sejumlah persiapan untuk memastikan peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik. Persiapan tersebut mencakup kondisi fisik, kebutuhan logistik hingga akomodasi selama berada di lokasi kegiatan.
“Alhamdulillah, hari ini Kota Tangerang mengirimkan 32 kontingen. Di dalamnya terdapat dua peserta berkebutuhan khusus atau disabilitas,” ujar Maryono.
Ia berharap seluruh peserta mampu menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membawa nama baik Kota Tangerang selama mengikuti Jamnas XII.
Maryono juga mengingatkan para peserta agar tidak hanya mengejar prestasi, tetapi tetap menjaga kesehatan, kedisiplinan dan sikap selama berada di arena jambore.
“Jaga kesehatan, jaga disiplin, serta selalu berpedoman pada Dasa Darma Pramuka dan mengikuti seluruh aturan yang ditetapkan panitia,” pesannya.
Menurut Maryono, keberadaan Gerakan Pramuka memiliki arti penting dalam proses pembentukan karakter generasi muda. Kegiatan kepramukaan dinilai dapat menanamkan kepedulian, empati, kedisiplinan, rasa tanggung jawab serta semangat kebangsaan dan kemanusiaan.
Sementara itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Tangerang, Suli Rosadi, mengatakan Jamnas merupakan salah satu momentum penting bagi anggota Pramuka Penggalang untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun mental dan jiwa kepemimpinan.
Selain menjadi ajang pertemuan dan persahabatan antarpeserta dari berbagai daerah, kegiatan tersebut juga menjadi ruang pembelajaran bagi para peserta untuk meningkatkan kemandirian serta kemampuan bekerja sama.
Suli menegaskan bahwa Gerakan Pramuka terbuka bagi seluruh generasi muda, termasuk penyandang disabilitas.
“Pramuka bukan organisasi pemuda biasa, melainkan organisasi kepanduan yang terbuka untuk semua. Karena itu, kami memberikan kesempatan secara inklusif bagi adik-adik disabilitas untuk ikut serta,” ungkapnya.
Dukungan Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) turut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan keberangkatan kontingen.
Dengan bekal persiapan yang telah dilakukan, kontingen Kota Tangerang diharapkan mampu mengikuti seluruh rangkaian Jamnas XII dengan penuh semangat sekaligus membawa pulang pengalaman berharga bagi perkembangan Gerakan Pramuka di daerah.
Keikutsertaan 32 anggota kontingen tersebut juga menjadi bukti bahwa kegiatan kepramukaan di Kota Tangerang terus diarahkan sebagai wadah pendidikan karakter yang terbuka, inklusif dan mampu melahirkan generasi muda yang tangguh.

