SURABAYA KANALINDONESIA.COM – Jelang pelaksanaan Musda Partai Demokrat , 29 Agustus 2026 mendatang mulai memperlihatkan suasana yang panas. Wisnu Wardhana, mantan Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya periode 2009-2014. sekaligus mantan Ketua DPRD Kota Surabaya, tiba tiba muncul ikut meramaikan bursa Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur periode 2026-2031.
Wisnu secara resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua DPD Partai Demokrat Jatim, Sabtu (15/8/2026). Ia datang dengan satu tekad utama yakni mengembalikan kejayaan Demokrat seperti era 2009.
“Tadi daftar, nanti akan kita lengkapi secepatnya syarat-syaratnya. Syaratnya sudah siap semua,” kata Wisnu, saat dikonfirmasi, Sabtu (15/8/2026).
Wisnu mengaku memutuskan maju sebagai calon Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur, karena terpanggil untuk membesarkan kembali Demokrat, khususnya di Jawa Timur.
“Saya ingin membesarkan Partai Demokrat di Jawa Timur. Saya terpanggil untuk kembali seperti 2009,” tegasnya.
Bagu Wisnu keinginannya mengulangi IKejayaan Demokrat 2009 sebagai tekad besar dan jadi salah satu pijakan perjuangannya. Sukses yang terjadi Saat itu Demokrat mampu menjadi kekuatan politik besar, bahkan mengungguli sejumlah partai yang selama ini dikenal memiliki basis kuat.
Ia pun mengingatkan bahwa Demokrat di Surabaya pernah memiliki 16 kursi DPRD. Namun, kekuatan tersebut kini menyusut drastis menjadi hanya tiga kursi.
“Dulu tahun 2009 kita bisa mengalahkan partai-partai besar seperti PKB dan PDIP. Di Surabaya kita pernah 16 kursi, sekarang menjadi tiga kursi,” ujarnya.
Menurut Wisnu, penurunan tersebut harus menjadi bahan evaluasi serius bagi seluruh kader Demokrat. Ia juga melihat kondisi serupa terjadi di tingkat DPRD Provinsi Jawa Timur.
“Di provinsi juga begitu dari 14 kursi jadi 11 kursi. Kita harus bangkit,” katanya.
Bagi Wisnu, Musda VII Demokrat Jatim bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan. Forum tersebut dinilai menjadi momentum untuk melakukan konsolidasi besar-besaran dan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap Demokrat.
Wisnu menekankan, kebangkitan Demokrat tidak mungkin dilakukan seorang diri. Dibutuhkan soliditas seluruh kader dan kesediaan untuk mengesampingkan kepentingan pribadi maupun kelompok.
“Kita akan bersama-sama seperti dulu. Kita berjuang untuk kepentingan rakyat,” tegasnya.
Ia meminta seluruh kader Demokrat mengesampingkan ego dan menjadikan kepentingan partai serta masyarakat sebagai prioritas.
“Harus mengesampingkan ego dan harus membesarkan partai. Demokrat harus dicintai oleh rakyat,” lanjut Wisnu.
Pendaftaran bakal calon Ketua DPD Partai Demokrat Jatim sendiri telah resmi dibuka sebagai bagian dari rangkaian Musyawarah Daerah (Musda) VII yang dijadwalkan berlangsung pada 28-29 Agustus 2026.
Pendaftaran dibuka mulai 14 hingga 20 Agustus 2026 di Kantor DPD Partai Demokrat Jatim, Jalan Raya Kertajaya Indah Nomor 82, Surabaya.
Pada 14-19 Agustus, pendaftaran dibuka pukul 09.00-16.00 WIB. Sementara khusus 20 Agustus, panitia memberikan waktu pendaftaran hingga pukul 24.00 WIB. Nang

