SURABAYA, KANALINDONESIA.COM : Jajaran pimpinan Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya yang dikomandoi langsung oleh Rektor Prof. Siti Marwiyah melakukan kunjungan kerja lapangan ke Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Selasa (18/08/2026). Peninjauan ini dilakukan guna memantau efektivitas empat program unggulan yang dijalankan oleh 154 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di 14 RT yang tersebar di Dusun Kedung Wulan dan Dusun Bejijong.
Momen peninjauan tersebut berlangsung istimewa dan sarat emosional ketika Rektor Unitomo bersama Kepala Desa Bejijong secara simbolis meresmikan penamaan “Jl. Unitomo” di RT 02 RW 02 Dusun Bejijong. Peresmian ruas jalan ini didedikasikan sebagai bentuk penghormatan sekaligus pengingat atas rekam jejak historis pengabdian civitas akademika Unitomo yang pernah melaksanakan program serupa di lokasi yang sama pada 32 tahun silam, tepatnya di tahun 1994.
Di sela-sela peninjauan program dan peresmian jalan, Rektor Unitomo Prof. Siti Marwiyah menegaskan bahwa kehadiran pimpinan universitas secara langsung merupakan bentuk komitmen kampus dalam mengawal kontribusi nyata akademisi bagi masyarakat.
“Melalui pelaksanaan KKN ini, mahasiswa hadir untuk memberikan solusi konkret atas tantangan yang dihadapi masyarakat Desa Bejijong. Kolaborasi yang erat antara perguruan tinggi dan pemerintah desa menjadi kunci utama dalam mendorong Desa Bejijong agar semakin berdaya saing global,” ujarnya..
Sambutan hangat disampaikan oleh Kepala Desa Bejijong, Pradana Tera Mardiatna. Pria yang juga alumni Fikom Unitomo ini mengapresiasi keterlibatan ratusan mahasiswa serta peresmian nama jalan yang memperkuat ikatan historis kedua pihak.
“Kami sangat menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran para mahasiswa Unitomo di wilayah kami, mengingat ini pertama kalinya desa kami didatangi ratusan mahasiswa untuk pengabdian pada masyarakat. Program digitalisasi produk UMKM lewat e-katalog, pendampingan legalitas HKI, hingga edukasi pengolahan sampah bernilai ekonomis ini sangat relevan untuk menunjang daya saing Bejijong sebagai desa wisata sejarah dan budaya di kawasan Trowulan,” ungkap Pradana.
Antusiasme tinggi turut dirasakan oleh para mahasiswa peserta KKN yang berinteraksi langsung dengan warga setempat selama masa pengabdian. Ahmad Fathur Rosiki Prodi Ilmu Hukum, ketua kelompok mahasiswa KKN Unitomo menyatakan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang sangat berharga sekaligus manfaat nyata bagi masyarakat desa.
“Pengalaman terjun langsung ke lapangan dan mendampingi warga dalam mengolah potensi desa memberi kami pelajaran yang luar biasa. Kami sangat termotivasi karena program yang kami rancang, seperti pembuatan e-katalog UMKM hingga kerajinan eco-tourism dari sampah plastik, mendapat respon yang sangat positif dari masyarakat,” tutur mahasiswa KKN tersebut.
Kunjungan pimpinan rektorat ini mempertegas komitmen Unitomo Surabaya dalam mendukung akselerasi pembangunan daerah berbasis potensi lokal. Sinergi historis yang terjalin erat antara civitas akademika dan Pemerintah Desa Bejijong diharapkan mampu meninggalkan fondasi tata kelola BUMDes yang kuat, kepastian legalitas produk UMKM, serta lingkungan yang berkelanjutan demi menopang daya saing pariwisata Bejijong ke depan. (SNT)

