Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JATIM

Dafarkan diri Jadi Incumbent Calon Ketua Demokrat Jatim, Emil Dardak dapat Teriakan “Lanjutkan “!

Dafarkan diri Jadi Incumbent Calon Ketua Demokrat Jatim, Emil Dardak dapat Teriakan “Lanjutkan “!

SURABAYA KANALINDONESIA.COM : Pelaksanaan Musda VII Partai Demokrat Jatim, memasuki fase pendaftaran calon Ketua DPD. Emil Dardak menjadi calon penutup setelah sebelumnya Wisnu Wardana ikut mendaftar dengan mendatangi kantor DPD Partai Gerindra Jatim di Jl Kertajaya Surabaya Indah Surabaya, Kamis (20/8/2026). Terop warna biru dan putih serta para kader, mulai dari Ketua DPC, para anggota Fraksi Demokrat DPRD Jatim, kader senior serta para SC dan OC hadir lengkap.

Dibanding saat Wisnu Wardana datang mendaftar, sambutan jauh lebih meriah terlihat saat Emil Dardak turun dari kendaraannya yang langsung disambut dengan pemberian buket bunga warna putih. Sementara para Ketua – Ketua DPC yang mengantar ikut menyambut dengan yel yel dan dukungan untuk Emil.

“Emil Dardak … lanjutkan !!! ” kata para pendukung Emil yang sudah datang sejak jam 17.00, Emil sendiri baru hadir jam 19.00.

Kedatangan Emil sekaligus menunjukkan keseriusannya untuk kembali memimpin Partai Demokrat Jatim dalam Musda Partai Demokrat Jatim, yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Agustus 2026 mendatang.

Berkas pendaftaran Emil langsung diterima dan diperiksa oleh Panitia Penerimaan Pendaftaran Calon Ketua DPD Partai Demokrat Jatim periode 2026-2031.

Di hadapan panitia dan jajaran kader Partai berlambang Bintang Mercy ini, Emil menyampaikan apresiasi terhadap seluruh tahapan Musda yang telah berjalan. Ia juga menegaskan keputusannya maju kembali bukan semata-mata didorong kepentingan pribadi, melainkan setelah melalui komunikasi dengan para Ketua DPC Demokrat se-Jawa Timur serta para senior partai.

“Insyaallah kami mantap melangkahkan kaki bersama dengan Ketua-Ketua DPC untuk mengikuti Musda ketujuh Partai Demokrat Jawa Timur,” ujar Emil.

Emil mengakui masih terdapat kekurangan selama dirinya memimpin Demokrat Jatim pada periode sebelumnya. Namun, ia memilih menjadikan evaluasi tersebut sebagai pijakan untuk melakukan pembenahan dan membawa partai menghadapi tantangan politik ke depan.

“Dengan segala kerendahan hati, kami merasa sangat terhormat. Kami juga tidak sungkan mengakui segala kekurangan dalam perjalanan memimpin Partai Demokrat. Tetapi di saat yang sama, kami punya semangat menyongsong masa depan yang lebih baik,” katanya.

Ditanya mengenai jumlah DPC yang mendukung dirinya, pria yang juga Wakil Gubernur Jatim ini tidak menyebut angka secara eksplisit. Ia justru menekankan mekanisme kolektif kolegial dalam menentukan arah partai.

Menurutnya, keputusan politik di internal Demokrat Jatim tidak seharusnya dibangun melalui kalkulasi angka semata, tetapi melalui kesamaan niat dan komunikasi antarpengurus.

“Kalau berapa DPC, seperti sudah bulat ya. Karena kita memang kolektif kolegial. Kita semangat mengelola partai itu semua Ketua DPC harus selalu rembuk,” ungkapnya.

Emil mengatakan dirinya telah membuka ruang komunikasi seluas-luasnya dengan para Ketua DPC. Masukan juga datang dari para senior Demokrat yang tidak menjabat sebagai Ketua DPC.

Ia menyebut seluruh masukan tersebut menjadi bahan refleksi terhadap kepemimpinannya selama periode terakhir sekaligus modal untuk menyusun langkah pembenahan partai.

“Bukan hanya ke teman-teman DPC, tapi juga kepada segenap senior-senior partai. Masukannya sangat berharga untuk kami melakukan refleksi terhadap kepemimpinan selama periode terakhir,” jelasnya.

Lantas apa yang akan dilakukan jika terpilih kembali jadi Ketua DPD Partai Demokrat Jatim, Emil mengusung gagasan penguatan akar rumput sebagai salah satu agenda utama.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita