Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JAKARTA

Mencekam! Lima Truk Dirusak dan Satu Unit Dibakar Massa

Mencekam! Lima Truk Dirusak dan Satu Unit Dibakar Massa

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Suasana mencekam mewarnai kawasan Slipi, Jakarta Barat, Kamis (27/8/2026) malam. Lima unit truk colt diesel berwarna kuning menjadi sasaran amukan massa setelah melintas dari jalur tol menuju jalan arteri di kawasan tersebut.

Kelima kendaraan itu disebut membawa rombongan kelompok organisasi kemasyarakatan (ormas) yang sebelumnya berada di sekitar lokasi aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI.

Ketegangan mulai terjadi ketika rombongan truk bergerak dari arah Slipi menuju kawasan bawah Jembatan Kemanggisan. Situasi yang semula masih terkendali berubah panas setelah terjadi perselisihan dengan massa lain yang berada di sekitar ruas Jalan Letjen S. Parman.

Informasi di lapangan menyebutkan, sejumlah orang yang berada di dalam truk diduga melakukan tindakan yang memicu reaksi dari massa di sekitar lokasi. Warga, pengemudi ojek online, serta elemen massa aksi kemudian ikut merespons sehingga situasi dengan cepat berubah menjadi kericuhan.

Melihat jumlah massa yang semakin banyak dan kondisi yang tidak lagi kondusif, para sopir bersama penumpang truk memilih meninggalkan kendaraan mereka. Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari kemungkinan terjadinya bentrokan yang lebih besar.

Namun, setelah ditinggalkan, kelima truk justru menjadi sasaran kemarahan massa.

Kaca-kaca kendaraan pecah. Bagian bodi sejumlah truk mengalami kerusakan, sementara beberapa pintu kendaraan tampak dipaksa terbuka. Pecahan kaca dan bagian kendaraan yang rusak terlihat berserakan di sekitar lokasi.

Kerusakan tidak berhenti pada aksi vandalisme. Salah satu truk dilaporkan sempat digulingkan oleh massa sebelum kemudian dibakar di tengah ruas jalan.

Peristiwa tersebut membuat situasi di kawasan Slipi semakin mencekam. Api dari kendaraan yang terbakar dan kerumunan massa menambah kepanikan pengguna jalan yang melintas.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh informasi terperinci mengenai jumlah korban maupun total kerugian akibat perusakan tersebut. Kronologi lengkap mengenai pemicu kericuhan juga masih perlu dikonfirmasi kepada pihak-pihak terkait.

Aparat keamanan diharapkan segera melakukan penanganan dan penyelidikan untuk memastikan rangkaian kejadian serta pihak-pihak yang terlibat dalam perusakan kendaraan tersebut.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita