Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL NASIONAL

BNPB Kerahkan Tim ke Wilayah Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

BNPB Kerahkan Tim ke Wilayah Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

BNPB menjelaskan operasi tersebut membutuhkan kondisi awan yang sesuai. Ketika pertumbuhan awan hujan tidak mencukupi, pemerintah akan menyesuaikan metode operasi berdasarkan hasil koordinasi dengan BMKG.

Logistik dan Masker Mulai Didistribusikan

Di sisi lain, BNPB mulai menyalurkan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak. Bantuan tersebut mencakup logistik dasar dan masker untuk membantu masyarakat menghadapi paparan abu vulkanik.

BNPB berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan kementerian serta lembaga terkait untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

“BNPB juga sudah mulai mendistribusikan kebutuhan-kebutuhan logistik masyarakat, seperti kebutuhan logistik dasar dan masker. Tentu saja kami berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan kementerian/lembaga terkait,” kata Suharyanto.

Masyarakat Diminta Tetap Tenang dan Waspada

Aktivitas Gunung Anak Krakatau masih menjadi perhatian pemerintah setelah erupsi menerus mulai berlangsung pada Jumat (4/9/2026) pukul 23.07 WIB. BNPB mencatat erupsi tersebut disertai dentuman, suara gemuruh, serta fenomena lava fountain. Gunung Anak Krakatau saat ini berada pada Level III atau Siaga, dengan rekomendasi masyarakat tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.

Berton meminta masyarakat tidak panik, tetapi tetap mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan tidak mendekati kawasan berbahaya untuk melihat atau merekam aktivitas erupsi.

BNPB bersama pemerintah daerah, PVMBG, BMKG, Basarnas, TNI, Polri, serta kementerian dan lembaga terkait akan terus memantau perkembangan Gunung Anak Krakatau.

Pemerintah juga memastikan kesiapsiagaan akan terus diperkuat apabila aktivitas gunung api meningkat atau dampak abu vulkanik meluas.

“Meskipun ini terus ada, mudah-mudahan tidak berlanjut. Pemerintah pusat melalui BNPB juga siap untuk terus membantu apabila masyarakat membutuhkan dukungan,” tutur Suharyanto.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita