Melalui evaluasi bersama ini, TTL dan seluruh pemangku kepentingan terus memperkuat sinergi untuk membangun ekosistem pelayanan kapal yang semakin terintegrasi, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna jasa.
Penguatan kolaborasi pelayanan kapal di wilayah Tanjung Perak juga diarahkan melalui integrasi digital pelayanan kapal. TTL terus mengembangkan BESTI (Berth Allocation Efficiency & Support Terminal Integration), sebuah aplikasi yang mendukung perencanaan dan pengelolaan tambatan kapal secara terintegrasi.
Ke depan, BESTI akan dikembangkan untuk terhubung dengan PHINISI, Inaportnet, dan Zona EAZI sehingga proses pertukaran informasi, perencanaan, hingga realisasi pelayanan kapal dapat berlangsung semakin terintegrasi dan real time.
Integrasi tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan, meningkatkan kepastian pelayanan, serta mendorong pelayanan kapal yang semakin cepat, efisien, dan terpadu di Pelabuhan Tanjung Perak. (SNT)

