PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) berhasil menembus pemeringkatan perguruan tinggi tingkat Asia melalui QS Asian University Rankings: South Eastern Asia 2027. Capaian ini menjadi tonggak penting bagi UMPO dalam memperluas reputasi akademik sekaligus memperkuat posisi kampus Ponorogo di tingkat internasional.
Dalam pemeringkatan tersebut, UMPO tercatat sebagai pendatang baru (*newcomer*) yang berhasil masuk kategori perguruan tinggi berperingkat (*ranked*). Pencapaian ini menjadi pengakuan internasional pertama bagi UMPO dalam pemeringkatan QS kawasan Asia Tenggara.
Keberhasilan tersebut juga menambah daftar Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) yang memperoleh pengakuan dalam pemeringkatan QS Asia. Secara keseluruhan, terdapat 17 PTMA yang berhasil masuk dalam pemeringkatan tahun ini melalui pembinaan Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah.
Bagi UMPO, capaian ini bukan sekadar pencantuman nama dalam daftar perguruan tinggi internasional. Masuknya kampus tersebut dalam pemeringkatan QS menjadi salah satu indikator perkembangan kualitas akademik, pengelolaan institusi, serta upaya peningkatan daya saing perguruan tinggi.
Rektor Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Dr. Rido Kurnianto, M.Ag., menyampaikan rasa syukur atas pencapaian yang diraih institusinya tersebut.
Ia menilai pengakuan melalui pemeringkatan QS Asia 2027 menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas kontribusi universitas kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, rasa syukur yang mendalam kami haturkan ke hadirat Allah SWT atas penetapan Universitas Muhammadiyah Ponorogo ke dalam jajaran perguruan tinggi terbaik di Asia versi QS World University Rankings Asia 2027. Pengakuan ini akan menjadi dorongan kuat bagi UMPO untuk terus melangkah lebih jauh, mengabdi secara maksimal, serta mewujudkan kampus yang unggul, bermartabat, dan membawa kemanfaatan luas bagi masyarakat,” tutur Dr. Rido Kurnianto.
Menurutnya, pencapaian tersebut harus menjadi energi baru bagi UMPO untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas institusi. Penguatan mutu akademik dan tata kelola perguruan tinggi perlu terus dilakukan agar kampus mampu bersaing dalam lingkungan pendidikan tinggi global.
Ke depan, UMPO diharapkan semakin memperluas jejaring kerja sama internasional, meningkatkan produktivitas penelitian, serta memperkuat kualitas lulusan agar memiliki kompetensi dan daya saing di pasar kerja global.
Masuknya UMPO dalam pemeringkatan QS Asia Tenggara 2027 sekaligus menjadi kabar positif bagi dunia pendidikan di Ponorogo. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa perguruan tinggi daerah memiliki peluang untuk membangun reputasi internasional melalui peningkatan mutu dan pengembangan institusi secara berkelanjutan.

