Inilah Alasan Bupati Jombang Tak Terapkan SE Mendiknas No 4 Tahun 2016

Bupati Jombang, Nyono Suharli
Bupati Jombang, Nyono Suharli

KANALINDONESIA.COM : Bupati Jombang Nyono Suharli, tidak akan menerapkan  SE nomor 4 tahun 2016, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Bawesdan tentang orang tua dihimbau untuk mengantarkan anak ke sekolah di hari pertama.

Bupati Jombang, Nyono Suharli mengatakan, hal tersebut sangat bagus dan positif. Namun, menjadi kurang elok jika diterapkan kepada orang tua yang menjadi PNS daerah.

Alasannya, bila hal tersebut diterapkan dan seluruh pegawai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mengantarkan anaknya ke sekolah di hari pertama maka sudah bisa dibayangkan dampaknya.

Dikatakanya, Pelayanan kepada masyarakat akan menjadi terganggu. Karena akan banyak pegawai yang datang ke kantor menjadi terlambat dengan mengantarkan anaknya ke sekolah.

Padahal pemerintah kabupaten menekankan tentang kedisiplinan pegawai dalam melayani masyarakat, ” Terang, Bupati Jombang, usai halal bihalal bersama anak yatim di Pendopo Kabupaten, Jum’at (15/0720/16).

Dijelaskanya, dari sekitar 11.000 pegawai negeri sipil Pemkab Jombang rata-rata sudah memiliki anak yang bersekolah. Dan jika hal tersebut diterapkan maka akan mengganggu pelayanan pemerintah, adanya PNS yang terlambat masuk kerja.

Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Jombang tidak akan menerapkan anjuran tersebut.

“Akan tetapi kepada orang tua yang memang pada hari pertama tidak ada kesibukan. Seyogyanya bisa mengantarkan anaknya masuk sekolah pada hari pertama. Terutama kepada orang tua yang anaknya baru masuk sekolah dan menjadi siswa didik baru,” pungkasnya.(an)