Home / Hukum

Sabtu, 1 Januari 2022 - 19:32 WIB

TNI AU Resmi Tahan Oknum Prajuritnya diduga Ikut Membantu Pengiriman PMI Ilegal

Editor - WINARKO

Kadispenau Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah

Kadispenau Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM :   TNI AU resmi menahan satu oknum prajuritnya yang diduga ikut membantu pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara ilegal ke Malaysia. Penahanan ini dilakukan Polisi Militer TNI AU (Pomau) menyusul pendalaman yang dilakukan TNI AU atas keterangan Badan Pelindung Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) pekan kemarin.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah, S.Sos mengatakan, dari pendalaman penyelidikan yang dilakukan, Pomau telah menahan satu prajurit berpangkat Sersan Kepala S, yang diduga ikut membantu pengiriman PMI ilegal ke Malaysia.

“Penyidik Pomau telah menetapkan oknum prajurit Sersan Kepala S, sebagai tersangka. Untuk kepentingan penyelidikan, sekarang yang besangkutan resmi ditahan dan masih dimintai keterangan oleh petugas,”jelas Kadispenau.

Baca Juga  Usulan 7 Poin Ranperda yang Diusulkan Pemda Tikep Diterima DPRD Tikep dengan Beberapa Catatan

Kadispenau menambahkan, keterlibatan oknum Sersan Kepala S, sebatas sebagai penyedia jasa transportasi darat. Informasi akan terus dikembangkan dan didalami agar permasalahan menjadi lebih terang.

“Penetapan sebagai tersangka, penahanan dan pendalaman terhadap oknum prajurit Sersan Kepala S, sebagai bentuk komitmen dan keseriusan TNI AU dalam menegakkan hukum kepada prajuritnya yang tidak disiplin dan tidak taat hukum,”imbuh Kadispenau.

Pasal yang disangkakan adalah Pasal 81 jo Pasal 83 UU Nomor 18 tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Pasal 2 dan pasal 4 UU nomor 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan  Pasal 55 KUHP serta Pasal 103 KUHPM.

Baca Juga  Ini Tanggapan Pemda Tikep terkait Usulan 2 Poin Perda dari DPRD Tikep

Seperti diketahui, bahwa beberapa waktu lalu BP2MI merilis keterangan ke media tentang dugaan adanya keterlibatan oknum prajurit TNI AU dalam pengiriman PMI ilegal ke Malaysia.

Informasi tersebut mencuat ke publik, menyusulnya tenggelamnya kapal boat yang ditumpangi PMI ilegal di perairan Johor Malaysia.  Belasan PMI bisa diselamatkan, sementara puluhan lainya meninggal dan ada juga yang belum ditemukan sampai [email protected]

Share :

Baca Juga

Hukum

Kejari Ponorogo Terima Pelimpahan Perkara Bambang Tri Wahono dari Kejati Jatim, Kasus UU ITE

Birokrasi

Terbukti Kasus Korupsi Rp12 Miliar, Wakasek SMKN 10 Malang Divonis 1 Tahun 3 Bulan

Birokrasi

Hari ini, Kejati Jatim Tetapkan Satu Tersangka Kasus Korupsi Kredit Fiktif BNI Cabang Malang

Birokrasi

Pelaku Maling Motor di Manyar Surabaya Ngumpet Dalam Gorong-Gorong

ACEH

Ketua DPD RI Sayangkan Aksi Tak Manusiawi Terhadap Anak Pencuri Kotak Amal

Birokrasi

Ngaku Bisa Loloskan Korban Seleksi Masuk AKPOL Berbayar Rp1 Miliar, Novi Aliansyah Dibekuk Polda Jatim

Birokrasi

Staf Pemkab Nganjuk Terangkan Perilaku Tidak Wajar Ajudan Bupati

Birokrasi

Jual Rumah Debitur Ratusan Juta, Bank CIMB Niaga Cabang Malang Digugat