MSD Dipakai Angkut Padi, Ini Komentar Wakil Pimpinan Dewan

mobil ambulance siaga desa yang digunakan untuk angkut padi dari sawah

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Sempat menjadi viral di sejumlah media social (Medsos), terkait adanya Mobil Siaga Desa (MSD) yang sebenarnya diperuntukkan sebagai ambulans Desa, malah dipakai untuk mengangkut padi oleh Kepala Desa Sumbergondang, Kecamatan Kabuh, Jombang, dan status maslah ini masih dalam pemeriksaan Camat Kabuh.

Bahkan Camat Kabuh juga menarik mobil ambulance Desa dan ditempatkan sementara di Kantor Kecamatan, sembari menunggu Bupati Jombang kembali dari Jakarta.

Hal ini membuat salah satu pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jombang, dari Partai Demokrat yakni, Minardi, SH, geram dan meminta pihak inspektorat dan Bupati untuk memberikan sanksi pada Kepala Desa Sumbergondang, agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca:  Seleksi Perangkat Desa di Desa Bungkolo Sepi Peminat, Panitia Perpanjang Jadwal Pendaftaran

“pemda harus memanggil Kades lewat Camat, dan harus diketahui secara pasti kenapa kendaraan tersebut harus dipakai untuk mengangkut padi. Dan pemerintah harus tegas untuk memberikan sanksi agar kedepannya kejadian ini tidak terulang, dan MSD ini bisa digunakan sebagaimana mestinya,” ungkapnya pada kanalindonesia.com.(16/06/2017)

Masih menurut penjelasan Minardi, secara konsep MSD ini, dipergunakan untuk kegiatan social termasuk desainnya dimodifikasi seperti model ambulance.” Harapan kita MSD itu untuk kegiatan social membantu warga jombang apabila kena musibah seperti sakit dan dibuat sarana transportasi untuk mengantar ke puskesmas atau rumah sakit, atau juga bisa digunakan untuk kegiatan keagamaan dan kegiatan lain sebagainya yang bersifat social,” tegasnya.

Baca:  Pemda SBB Berlakukan ASN Kerja dari Rumah

Lanjut Miardi,” yang jelas dalam kasus ini, ambulance Desa bukanlah mobil pickup yang buat mengangkut barang, dan seharusnya yang bersangkutan (red: Kades) tahu dan paham fungsinya kendaraan ini dibuat apa,” katanya.

Saat disinggung langkah apa yang akan dilakukan oleh pihaknya dalam mencuatnya perkara penyalahgunaan kendaraan berplat merah tersebut, politisi asal partai Demokrat ini mengatakan,” kita akan mengawasi masalah ini, dan kita juga akan mendorong inspektorat untuk memberikan sanksi pada Kades,” pungkasnya.(elo)