Polsek Sambit Amankan Lima Pencuri Kayu Hutan Pagersari

KANALINDONESIA.COM, PONOROGO: Unit  Reskrim Polsek Sambit berhasil mengungkap kasus pencurian kayu sono di wilayah hutan Pager Sari, Ngadisanan, Sambit Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu(17/06/2017).

Dalam kasus tersebut 5 orang pelaku berasil diamankan beserta barang bukti yaitu EW(33); SUP (33); NID( 35); SWN(42); keempatnya warga Dusun Pagersari, Desa Ngadisanan, Sambit, Ponorogo dan satu orang yaitu SUT(40) warga Duku Mingging, Desa Grogol, Kecamatan Sawoo, Ponorogo.

Penankapan pelaku bermula dari informasi masyarakat yaitu sekira bulan April lalu Polsek Sambit mendapat Informasi bahwa di hutan yang masuk wilayah Dukuh Pagersari, Desa Ngadisanan, Sambit sering terjadi pencurian kayu Sono Keling.

Mendapati informasi tersebut anggota Unit Reskrim Polsek Sambit segera melakukan penyelidikan yang ternyata benar, ada pelaku pencurian kayu Sono Keling.

Baca:  Harga Bahan Pokok di Trenggalek Fluktuatif Jelang Ramadan

Selanjutnya pada hari Sabtu (17/06/2017) sekira pukul 00.15 WIB melakukan pengecekan yang diduga sebagai tempat penyimpanan barang bukti kayu sono keling.

Setelah beberapa saat melakukan pemeriksaan ternyata benar kayu tersebut adalah kayu sono keling hasil pencurian dari hutan Pagersari.

Tak mau kehilangan buruanya, anggota Unit Reskrim Polsek Sambit segera melakukan penangkapan terhadap kelima pelaku pencurian kayu tersebut di rumah masing-masing.

Bersama dengan barang bukti, pelakupun  diamankan di Polsek Sambit guna proses pemeriksaan lebih lanjut.

Dari tanan pelaku, petuas berasil menamankan baran bukti berupa : sebuah gergaji mesin, merk SAW 20; satu unit sepeda motor; sebuah gergaji tangan ( gergaji esek /gorok); sebuah kapak;  48 batang kayu sono keling.

Baca:  Ultah di Bulan Maret, 89 Anggota dan ASN Polres Ponorogo Terima Ucapan dari Kapolres

“Saat ini kelima pelaku masi menjalani proses pemeriksaan di Mapolsek Sambit,ucap Kasubba Humas Polres Ponorogo, AKP Sudarmanto.(*)