DKI Segera Rampingkan Struktur PNS di Setwan DPRD

Djarot Saiful Hidayat saat berada di Setwan DPRD
Djarot Saiful Hidayat saat berada di Setwan DPRD
KANALINDONESIA.COM ; Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan melakukan perampingan pegawai negeri sipil (PNS) yang bekerja di Setwan DPRD DKI.

Paling tidak, dari total jumlah PNS DKI yang bertugas di Setwan DPRD DKI sebanyak 153 orang dapat dirampingkan menjadi 110 orang.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengatakan perampingan PNS di Setwan DPRD DKI perlu dilakukan.
Ini karena birokrasi di Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD DKI gemuk, sehingga pelaksanaan pekerjaan menjadi tidak efektif.

Seharusnya lima pekerjaan bisa diselesaikan oleh satu orang, malah dikerjakan oleh lebih dari lima orang.

“Badan Kepegawaian Daerah (BKD) sudah melakukan evaluasi PNS di sana (Setwan). Dan hasil evaluasinya kelebihan pegawai. Saya minta kalau kelebihan ya tolong disampaikan ke kami atau BKD,” kata Djarot di Balai Kota DKI, Jakarta.

Dari jumlah PNS yang dinilai paling gemuk yaitu di Biro Persidangan dan Biro Umum. Sedangkan untuk Biro Keuangan sudah standar dengan jumlah PNS 12 orang.

“Ada biro persidangan yang paling banyak. Terus biro umum juga ada. Untuk biro keuangan nggak ya. Jadi tetap akan kita evaluasi. Kita mau memaksimalkan tenaga PNS kita, biar lebih optimal dan produktif bekerja,” jelasnya.

Karena gemuknya PNS di Setwan tersebut, diupayakan perampingan struktur PNS di Setwan DPRD DKI akan dilakukan dalam tahun ini juga. Sehingga tahun depan, birokrasi PNS DKI di Setwan DPRD DKI sudah ramping.

Untuk, PNS yang terkena perampingan, mereka akan dipindahkan ke SKPD atau UKPD lain yang membutuhkan tenaga pegawai lebih banyak.

(nar)