Laka Lantas saat Puncak Arus Balik Lebaran, 1 Penumpang Bus Meninggal Dunia

salah satu penumpang bus yang meninggal dunia yang sempat mendapatkan perawatan di RSUD Jombang

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Kecalakaan lalu lintas (Laka Lantas) terjadi saat puncak arus balik lebaran 2017. Bus PO Restu dengan nomor polisi N 7721 UG dari Surabaya tujuan Ponorogo, tersebut terguling di Jalur Ring Road Mojoagung tepatnya di Desa Dukuhdimoro, Kecamatan Mojoagung, Jombang. Akibat laka lantas tunggal ini satu orang penumpang bus meninggal dunia, dan 49 penumpang lainnya, mengalami luka-luka dan dilarikan ke puskesmas terdekat, serta dilarikan ke RSUD Jombang.

Penumpang bus yang meninggal dunia yakni Yamin (59) asal Desa Gondang Manis, Kecamatan Bandar Kedung Mulyo, Jombang, meninggal dunia.” Salah satu penumpang bus yang kecelakaan di Mojoagung, tadi sempat mendapatkan perawatan dari dokter Rumah Sakit. Namun nyawanya masih tidak tertolong,” ujar salah satu petugas di Kamar Jenazah RSUD Jombang yang namanya enggan dipublikasikan.(01/07/2017)

Dari data yang dihimpun kanalindonesia.com, lokasi kejadian kecelakaan, berjarak 200 meter dari pintu masuk Ringroad Timur. Sebelum berhenti bus ini sempat terbalik sebanyak 3 kali, dan akhirnya terhenti di area persawahan. Belum diketahui pasti penyebab terjadinya kecelakaan namun diduga buruknya system pengereman yang menjadi penyebab terjadinya kecelakaan tersebut.

“Kondisi bus sepertinya sudah mengalami ganguan pengereman, karena sejak keluar dari terminal purbaya sebelum masuk ke mojoagung hampir menabrak tiga kali,” ujar Sofiu (24) salah satu penumpang bus restu.(01/07/2017)

Masih menurut Sofiu, kondisi bus tersebut tidak telalu penuh penumpang, bahkan beberapa bangku penumpang disisi belakang bus masih kosong.

Sementara itu, Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto saat dikonfirmasi terkait kejadian kecelakaan lalulintas di sekitar Ringroad, pihaknya mengatakan, Informasi sementara yang dikumpulkan oleh petugas dilapangan, bus tersebut seharusnya tidak masuk kedalam ringroad, karena jalur tersebut diperuntukan untuk arus balik yakni dari Barat ke Timur, bukan sebaliknya.

“menurut saksi mata yang kita dapati sudah diambil keterangan, sopirnya ugal-ugalan mengemudi dengan sangat cepat kemudian menerobos barricada yang sudah kita buat dipintu timur ringroad dengan harapan bisa sampai di tujuan dengan cepat, namun saat lepas dipintu masuk saat belokan tajam bus lepas kendali dan masuk area persawahan,” paparnya.(01/07/2017)

Agung menambahkan hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan pendataan terhadap jumlah korban, dan saat ini pihaknya tengah mencari sopir dan kernet bus yang saat ini tidak diketahui keberadaannya.

“Sudah kita lakukan pengecekan di beberapa puskesmas untuk sopir bus, di puskesmas yang menjadi rujukan sudah kita cari supirnya tapi tidak ada, saat ini anggota sedang melakukan pengecekan di PO Bus yang bersangkutan,” pungkasnya.

Satu penumpang bus perempuan yang dirujuk ke RSUD Jombang yakni, Nyaminah (56) asal Desa Karangmojo, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, ia dirawat karena mengalami luka di pelipis mata, sehingga mengakibatkan pendarahan, dan hingga kini masih menjalani perawatan.(elo)