Kebakaran Pasar Kesugihan Ponorogo, Diduga Berasal dari Kebocoran Selang Mini Pom

KANALINDONESIA.COM, PONOROGO: Petugas akhirnya dapat mengidentifikasi penyebab musibah kebakaran yang menimpa sejumlah kios pertokoan di pasar Kesugihan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, Jatim, Minggu(02/07/2017) pagi.

Dari identifikasi yang dilakukan oleh tim identifikasi Polres Ponorogo dan keterangan sejumlah saksi diketahui api berasal dari Pom Bensin mini milik Subandi bertempat di lokasi pasar Kesugihan, Kecamatan Pulung, Ponorogo dan merambat membakar pertokoan disekitar lapak bensin tersebut.

Kejadian kebakaran yang menghanguskan sejumlah toko dan lapak di pasar Kesugihan tersebut bermula saat sekira pukul 05.00 WIB, pemilik Pom bensin mini membuka toko dan lapak bensinya.

Sekitar pukul 07.14 WIB, Budi Setiawan warga Desa Pansansri Kabupaten Nganjuk bermaksud akan membeli BBM untuk mengisi sepeda motornya di pom mini milik Subandi.

Disaat berhenti di depan pom bensin, Budi Setiawan bersama isterinya melihat selang bensin mengalir dan berceceran di kanan kiri lapak bensin tersebut, melihat hal tersebut, Budi Setiawan memberitahukan kepada pemilik lapak Pom mini.

Diberitahu hal tersebut, Subandi langsung mematikan mesin otomatis bensin untuk menghentikan aliran BBM dan tiba-tiba keluar api dari dalam mesin BBM seketika api nembesar dan membakar kios BBM dan kios lainnya disekitar lapak BBM milik Subandi tersebut.

Melihat kejadian tersebut Subandi sontak berteriak minta tolong dan berusaha untuk memadankan api dengan menggunakan alat seadanya.

Sementara itu warga lain segera melapor ke pihak berwajib dan menghubungi mobil pemadam kebakaran.

Tiga unit mobil Damkar dari Pemda Ponorogo tiba di lokasi kebakaran dan langsung melakukan pemadaman.

Sekira pukul 08.00 WIB, api berhasil dipadamkan.

Beruntung dalam kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Sedangkan kerugian materiel diperkirakan mencapai Rp 1 miliar.

“Saat ini masih dalam penyelidikan anggota Polsek Pulung dan Polres Ponorogo,”ucap Kapolres Ponorogo, AKBP Suryo Sudarmadi.(*)