Edarkan Pil Koplo, 4 Pemuda asal Peterongan Dicokok Polisi

4 tersangka pelaku pengedar pil koplo saat diamankan polisi beserta barang bukti.(kar)

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Empat pelaku pengedar obat keras berbahaya (Okerbaya), jenis pil dobel L (red: pil Koplo) diamankan polisi. 4 pelaku yang berhasil diamankan petugas yakni, AP (21) asal Dusun Kayen, Desa Morosunggingan, MA (22) asal Dusun Keplak, Desa Keplaksari, SH (16) asal Dusun Ngudi, Desa Tugu Sumberjo, dan  AGP (27) asal Dusun Mancar, Desa Mancar. Kesemuanya pelaku berasal dari Kecamatan Peterongan Jombang.

Penangkapan 4 pengedar pil koplo asal kecamatan peterongan tersebut, dibenarkan oleh Iptu Subadar, selaku kasubag humas Polres Jombang, saat ditemui kanalindonesia.com, pihaknya mengatakan, pada hari Selasa tanggal 4 juli 2017, sekitar pukul 20.00 WIB, unit Reskrim Polsek Ngusikan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek, berhasil mengamankan pengedar okerbaya jenis pil dobel L.” bertempat depan Indomart di jalan raya, Desa Keboan, Kecamatan Ngusikan Jombang, telah dilakuka penangkapan terhadap AP (21), yang diduga melakukan penyalahgunaan peredaran gelap Narkotika jenis obat keras Pil Double L,” ungkapnya.(05/07/2017)

Lanjut Subadar, setelah dilakukan penangkapan terhadap AP dan dilakukan pendalaman oleh petugas untuk memburu tersangka lain, akhirnya petugas berhasil mengamankan 3 tersangka lain yang merupakan jaringan dari tersangka AP.

“dari pengembangan dan pendalaman kasus akhirnya petugas berhasil mengamankan tersangka  SH (16), MA (22), dan AGP (27). Ketiga tersangka tersebut diamankan di 3 tempat kejadian perkara (TKP) berbeda, yakni Dusun Kayen Desa Kebontemu, Dusun Ngudi Desa Tugu Sumberrejo, serta Dusun Kabunan Desa Kebontemu Peterongan Jombang,” ujar Subadar.

Imbuh Subadar, dari keempat pelaku tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yakni, 48 butir pil dobel L , 1 buah bekas bungkus rokok surya , 1 buah HP merk Samsung beserta simcardnya, 1 buah sepeda motor honda Bet, 20 butir pil dobel L , uang tunai 110 ribu rupiah, 1 buah bekas rokok jarum super warna hitam , 1 buah HP, plastik klip sebanyak 15 biji, 6 butir pil dobel L , 1 klip plastik , 1 bungkus bekas rokok surya, 100 lembar plastik klip , 1 buah HP merk Soni , dompet warna coklat , 1 bungkus bekas rokok surya  berisi 30  butir pil dobel  ,  1 klip plastik berisi 50 butir pil dobel L , uang tunai sebanyak Rp 350.000,-, dan 1 bungkus plastik berisi 1000 butir pil dobel L, kini diamankan petugas untuk kepentigan lebih lanjut.

Keempat tersangka dijeratdengan asal 196 Undang-undang RI Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman pidana kurungan paling lama 10 tahun penjara.(elo)