TNI Manunggal Dengan Rakyat, Danrem 061/ Suryakencana: Dapat Wujudkan Masyarakat Yang Sehat,Aman Dan Sejahtera

KANALINDONESIA.COM, SUKABUMI : Bertempat di Lapangan Sepak Bola Desa Buni Asih Kecamatan Tegal Buleud Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat, di gelar upacara pembukaan TMMD ke-99 sebagai wujud kepedulian TNI dalam membantu pemerintah Daerah dalam percepatan pembangunan di daerah melalui pembangunan fisik dan non fisik guna mewujudkan ruang alat dan kondisi juang yang tangguh, Selasa silam (04/07/2017).

Upacara tersebut di buka langsung oleh Bupati Sukabumi Drs.Marwan Hamami yang bertugas sebagai Irup dalam apel pembukaan TMMD ke-99 tersebut.

Danrem 061/Suryakencana Kolonel Inf. Mirza Agus selepas apel pembukaan bersama Irdam III/Siliwangi dan Bupati Sukabumi meninjau langsung beberapa kegiatan Sosial diantaranya pengobatan massal, khitanan massal, dan pelayanan KB serta secara simbolis memberikan paket sembako kepada keluarga yang tidak mampu.

Selain itu, Danrem 061/Suryakancana juga meninjau ke 4 titik sasaran fisik kegiatan TMMD diantaranya Masjid yang akan direhab,lokasi pembangunan Posyandu, jambanisasi, pengaspalan jalan dan pembangunan jembatan di Desa Buni Asih.

Dalam kesempatan itu Danrem 061/Suryakencana menyampaikan bahwa,kegiatan TMMD ke-99 ini di pilih berdasarkan hasil musyawarah setempat, Pemda Kabupaten Sukabumi dan disinergikan dengan kebijakan pusat untuk pengembangan di wilayah.

“Ada beberapa sasaran tambahan seperti, rehab Madratsah, rehab Masjid yang menjadi perhatian khusus dalam kegiatan ini,kami bersama Bupati Sukabumi langsung meninjau kelokasi,karena merupakan kebutuhan pendidikan anak-anak Desa setempat, dan tempat ibadah yang akan dibangun kondisinya cukup memprihatinkan,” terang Danrem 061/Suryakecana ini.

“TMMD ke-99 di Tegal Buleud ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga sekitar dan dapat memajukan perekonomian masyarakat setempat,” ungkapnya.

“TMMD ke-99 saat ini juga semoga bermanfat dan dapat selesai tepat waktu, khususnya jalan yang akan diaspal meskipun dengan sasaran yang cukup berat ,sedangkan waktu sangat singkat dan Dana terbatas,” pungkas Danrem 061/Suryakancana Kolonel Inf Mirza Agus. (ery ns)