Delapan Tahun Di Malaysia, TKW Asal Ngawi Dikabarkan Meninggal

Supadmi memperlihatkan foto mendiang korban (Indah Sumarsini) TKW yang meninggal di Malaysia ( foto : dik_kanalindonesia.com)
Supadmi memperlihatkan foto mendiang korban (Indah Sumarsini) TKW yang meninggal di Malaysia ( foto : dik_kanalindonesia.com)
KANALINDONESIA.COM : Seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indah Sumarsini (34) asal Dusun Gentong Lor, Desa Gentong, Kecamatan Paron, Ngawi, Jawa Timur, dikabarkan meninggal dunia di Malaysia pada 15 Juli 2016 lalu.

Keluarga pertama kali menerima kabar meninggalnya putri pasangan Kasdu (alm) – Yatini (alm) dari petugas Polsek Paron yang datang ke rumahnya, Senin (18/07/2016) sekitar pukul 10.00 WIB.

“Pas saya disawah dikabari kalau dirumah ada tamu, setelah pulang ternyata ada pak polisi yang mengatakan kalau adik saya (Indah Sumarsini-red) meninggal di Malaysia. Tentang penyebab meninggalnya adik itu belum diketahui,” ujar Supadmi saudara tertua korban.

Menerima kabar bahwa adiknya meninggal dia sekeluarga langsung shock, apalagi Indah Sumarsini tersebut menjadi TKW di Malaysia selama 8 tahun dan belum pernah pulang ke rumah keluarganya.

Keluarga mengaku jika sepekan sebelum lebaran, korban sempat kontak melalui telepon dengan dirinya yang mengatakan pada bulan tujuh (Juli-red) 2016 ini akan pulang.

Namun setelah ditunggu dan lewat dari waktu yang dikabarkan tersebut, korban tidak lagi pernah kontak dengan keluarganya. Begitu pun sebaliknya ketika dikontak balik Indah Sumarsini tidak ada jawaban hingga kabar meninggal dunia diterima keluarganya dirumah.

“Sejak kecil memang adik saya ini sudah yatim piatu, jadi pengganti orang tua dirumah ya saya sebagai saudara tertua ini. Dan seminggu sebelum lebaran kemarin itu dia telepon saya dan mengatakan bulan tujuh ini (Juli-red) akan pulang tetapi sesudah itu kontak langsung putus tidak ada kabar,” tuturnya.

Ditambahkan, selama di Negeri Jiran kata Supadmi, korban sudah ganti majikan dua kali lantaran empat tahun pertama oleh majikanya tidak pernah digaji. Bahkan paspor maupun identitas korban lainya saat itu sengaja ditahan oleh majikanya. Rupanya nasib pahit korban harus dialami lagi di empat tahun kedua dengan bekerja di rumah majikan orang India. Tetapi kejelasan itu pun pihak keluarga dirumah tidak tahu pasti kabar sebenarnya yang dialami korban.

Sedangkan dari identitas terakhir yang ditempati Indah Sumarsini sebelum ada kabar meninggal dirinya tinggal dirumah majikan yang beralamatkan dirumah nomor 37, Jalan Seri Pagi 06, Saujana Utama, Selangor 47000 S9 Buloh Selangor, Malaysia.

Ditempat yang sama Kamsi kerabat korban membenarkan, jika korban selama kerja menjadi TKW di Malaysia belum pernah pulang sama sekali. Kali pertama menjadi TKW ke Malaysia sekitar tahun 2008 jelasnya, Indah Sumarsini statusnya legal dan berangkat melalui salah satu PJTKI di Kota Madiun. Namun Kamsi sendiri menerangkan hingga kini agen atau PT yang memberangkatkan korban juga tidak diketahui dengan jelas.

“Bagi kami kerabat dari korban meminta pemerintah untuk turun tangan secepatnya agar kepastian meninggalnya Indah diketahui pasti penyebabnya. Selain itu kalau kabar memang benar meninggal kami berharap jenasahnya segera dipulangkan ke rumah sini untuk dimakamkan,” kata Kamsi.

(dik)