Syadine Arethusa, Selalu Ingat Pesan Enyak Babe

KANALINDONESIA.COM, BALI: Perasaan khawatir sempat menghantui pasangan keluarga Betawi Syarifudin dan Yuningsih saat melepas anak gadisnya berangkat sendiri ke Bali untuk mengikuti Pelatnas selancar di Pantai Sanur, Bali. Namun, Syadine Arethusa mampu memupus kekhawatiran Enyak dan Babenya bahwa dirinya ke Pulau Dewata dengan satu tujuan yakni mengejar prestasi pada SEA Games Kuala Lumpur Malaysia, 19-31 Agustus 2017 mendatang.

“Tadinya, Enyak ame Babe sempat khawatir melepaskan anak gadisnya ke Bali sendiri. Tapi, saya bisa meyakinkan mereka bahwa saya ke Bali dengan satu tujuan yakni mengejar impian meraih prestasi di olahraga ski air,” kata Syadine Arethusa yang ditemui di sela-sela kunjungan Chief de Mission SEA Games Malaysia 2017, Aziz Syamsudin di Pantai Sanur Bali, pekan lalu.

Sebelum berangkat ke Pulau Dewata, gadis kelahiran Jakarta, 9 Desember 1996 ini mengaku telah berjanji akan menjaga kepercayaan tersebut.

“Saya nggak mau menghancurkan kepercayaan yang Enyak ame Babe berikan. Makanya, saya selalu ingat pesan keduanya agar semangat latihan dan jangan sampai meninggalkan sholat lima waktu biar Allah SWT terus memberikan perlindungan dan mewujudkan keinginan saya meraih emas di SEA Games Malaysia 2017 nanti,” ujar anak ke 4 dari 6 bersaudara ini.

Di Pantai Sanur, Syadine berlatih selancar bersama Komang Suhartana di bawah asuhan pelatih Oka Sulaksana. Ini merupakan penampilan perdana mahasiswi semester 6 Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada pesta olahraga dua tahunan negara-negara Asia Tenggara.

“Cukup banyak saingan di Kuala Lumpur nanti, tapi saya siap bersaing meski baru tampil perdana di SEA Games,” kata Syadine yang telah menjalani uji coba pada Kejuaraan Selancar Asia di Thailand 2017.

Banting Stir

Tadinya, Syadine sempat menekuni olahraga bulutangkis di klub Jaya Raya. Namun, dia tidak melanjutkan karena terlalu banyak saingan.

“Saya dan abang sempat berhenti setahun dari bulutangkis sebelum berlatih selancar di Bahtera Jaya Ancol,” kata penggemar berat film Doel Anak Sekolahan dan lawakan betawi.

Tadinya, Syadine sempat takut menekuni olahraga selancar karena ada yang mengatakan di laut luas ada ikan hiu dan kejadian aneh-aneh serta kulit bisa hitam legam.

“Saya tidak pedulikan semua itu karena saya memang senang berada di laut lepas. Nggak semua perempuan putih itu kan baik jadi biarkan saja saya hitam,” katanya.

“Saya juga nggak takut ikan gede-gede yang di laut karena saya sendiri sudah kayak ikan. Sekarang ini, saya kalau tidak kena air laut malah nyesek dadanya,” tambah penggemar semur jengkol dan tapi uli yang datang ke tempat latihan di Ancol selalu ditemani ibunya naik kereta api dari Stasiun Pasar Minggu, Jakarta Selatan.(gardo)