Optimis Meningkat, Bupati Fadeli terus Perluas Lahan Produktivitas Jagung

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN: Bupati Lamongan, Jawa Timur, Fadeli terus menggali potensi ekonomi di sektor pertanian yang menjadi andalannya. Saat ini ia tengah gencar menggalakkan penanaman jagung dengan metode baru. Metode itu dipelajarinya saat berkunjung ke Demfarm (perkebunan jagung) di Boone, negara bagian Iowa, Amerika Serikat, September 2016 lalu.

Seperti diketahui, hasil awal penerapan teknologi di Demfarm Banyubang seluas 100 hektare terbukti sukses menaikkan produktivitas jagung rata-rata menjadi 11,8 ton perhektare.

Keberhasilan ujicoba Demfarm di Banyubang ini nyatanya menarik minat para petani daerah lain. Pada awal Februari 2017, Fadeli meresmikan kawasan Modo, yang ada di bagian selatan wilayah Lamongan, menjadi bagian dari pertanian jagung modern yang luasnya mencapai 10 ribu hektare.

Selain di Modo, masih ada wilayah lain. Pertanian jagung modern 10 ribu hektare ini terbagi di 12 Kecamatan. Uji coba di 100 hektare sudah berhasil. Jadi kami perluas, kata Fadeli.

“Sampai hari ini kami terus mengembangkan kawasan serupa di lahan seluas 10 ribu hektare,” tutur Fadeli.

Secara ekonomis, Fadeli mengatakan apa yang diterapkan di Lamongan ini memang menaikkan biaya produksi sebesar 23 persen. Hal tersebut, dilihat dari hasil panen yang naik hingga 63 persen, sehingga terjadi kenaikan pendapatan bagi petani.

“Insya Allah produksi jagung tahun ini bisa kembali naik,” tegas Fadeli.

Melihat hasil yang dicapai, Fadeli mewakili Pemerintah Kabupaten Lamongan menyatakan, siap membuka diri bagi petani lain yang ada di Indonesia untuk mempelajari metode ini untuk diterapkan di seluruh lahan yang ada di Indonesia.

Fadeli cukup optimis, dalam panen raya jagung tahun kedua penggunaan metode pertanian modern hasil panen bakal meningkat. Hal itu dipastikan didasari adanya kemauan petani dalam menerapkan teknologi pertanian Demfarm. (fer)