Rossi Amir Calon Diplomat Ingin Ukir Sejarah di Kualalumpur

KANALINDONESIA.COM, JAKARTA: Ternyata bukan hanya Nur Alimah Priambodo saja yang berasal dari keluarga skir air. Tapi, peraih medali emas SEA Games Singapura 2015, Rossi Amir juga.

Mahasiswi jurusan hubungan internasional di London School Jakarta yang bakal diwisuda November 2017 ini adalah putri ketiga dari peraih emas ski air SEA Games Singapura 1983, Rusdi Amir yang juga Sekjen PB PSAWI.

Di SEA Games Singapura 2015, Rossi meraih emas dari nomor jumping sejauh 30,1 Meter. Saat ini, rekor nomor jumping masih dipegang atlet ski air Indonesia, Endar Pupul dengan lompatan sejauh 33 Meter.

“Saya telah mengulang sejarah yang telah dibuat papa dengan meraih emas di Singapura. Kini, saya ingin mengukir sejarah baru dengan memecahkan rekor SEA Games nomor jumping saat tampil di Kuala Lumpur nanti,” kata Rossi yang ditemui saat kunjungan Chief de Mission (CDM) SEA Games Malaysia 2017, Aziz Syamsuddiin ke pelatnas ski air di Danau Sunter, Jakarta Utara, pekan lalu.

Peluang Rossi untuk mencetak sejarah di Kuala Lumpur cukup terbuka. Sebab, dia sudah melampaui jarak catatan rekor tersebut dalam latihan persiapan menuju SEA Games Malaysia 2017.

“Saat latihan sih, saya sudah bisa melampauinya. Mudah-mudahan tidak ada halangan pada saat perlombaan nanti,” kata gadis kelahiran Jakarta, 3 September 1994.

Meski dalam persiapan tanpa ada program Trainning Camp (TC) di luar negeri, Rossi mengaku tidak terlalu mempermasalahkan. Apalagi, dia sudah empat kali ke Amerika untuk memperdalam olahraga ski air di Fluid Ski School Orlando, Florida.

“Saya sudah empat kali ke Amerika menekuni olahraga ski air. Jadi, saya tidak ada masalah tanpa ada TC ke luar negeri. Apalagi, ada pelatih asing yang didatangkan untuk memperbaiki teknik selama sebulan penuh,” kata calon diplomat yang mendapat izin sementera berhenti magang dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) selama menjalani pelatnas ski air.

Meski pernah tampil di lokasi pertandingan ski air Putra Jaya Kuala Lumpur tahun 2005, peraih emas PON Jawa Barat 2016 ini mengaku masih butuh adaptasi. Apalagi, ada perubahan venus yang dilakukan panitia pertandingan.

“Di SEA Games Malaysia 2017, venusnya baru dan tidak lagi menggunakan venus lama yang anginnya kencang dan ombaknya mengganggu. Makanya, saya akan memanfaatkan test event 29-31 Juli 2017 mendatang untuk adaptasi dengan venus baru,” katanya.

Ketika ditanyakan apakah cukup 1 medali emas saja, Rossi yang menekuni olahraga ski sejak masih SMP menjawab “Ya, targetnya memang 1 emas dari nomor jumping. Untuk nomor over all, saya hanya incar posisi ketiga.” (gardo)