Jumlah Pengusaha Di Tuban Meningkat 64 Persen

KANALINDONESIA.COM, TUBAN; Hari ini Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tuban merilis hasil sensus ekonomi 2016 ( SE 2016). BPS mencatat terdapat peningkatan jumlah usaha dalam sensus ekonomi 2016 diwilayahnya.

Jumlah usaha dalam Sensus Ekonomi 2016 di Kabupaten Tuban tercatat 116.448 usaha/perusahaan non pertanian. Jumlah tersebut dikelompokkan dalam 15 kategori lapangan usaha sesuai dengan Klarifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2015.

Seperti yang disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Tuban Prayogo Setyo Widodo di jelaskan, angka tersebut meningkat 6,49 persen dibandingkan dengan hasil Sensus Ekonomi 2006 (SE 2006) lalu. Sepuluh tahun lalu berdasarkan sesus ekonomi yang telah dilakukan didapati 109.349 usaha/perusahaan di Tuban. “Peningkatan mencapai 7.099 usaha di 2016 ini,” kata Prayogo. Selasa (11/7/2017)

Peningkatan itu memang dipastikan meningkat, pasalnya sensus yang dilakukan merupakan depuluh tahun sekali. Sehingga akan mendapati angka peningkatan usaha, baik usaha kecil maupun usaha besar.

Sementara itu, jumlah usaha juga dibedakan berdasarkan beberapa skala usaha, yakni sekitar 115.303 usaha/perusahaan atau 99,02 persen kategori Usaha Mikro Kecil (UMK). Sisanya sekitar 1.145 usaha atau 0,98 persen perusahaan berskala Usaha Menengah Besar (UMB).

Diketahui Sensus Ekonomi 2016 (SE2016) yang telah dilaksanakan bulan Mei 2016 lalu, telah resmi di release oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur secara serentak kepada 38 kabupaten/kota pada 13 Juni 2017 kemarin

“Untuk itu produktifitas dan daya saing usaha perlu ditingkatkan khususnya dengan penerapan Masyarakat Ekonomi, kekuatan usaha perlu dipetakan,” terangnya. (fer)